Suara.com - Mabes Polri mengaku menerima laporan tentang adanya pelemparan bom jenis molotov di rumah Politkus PKS Mardani Ali Sera. Terhadap laporan tersebut, Polri sedang mendalaminya.
Hal itu disampailan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, seusai rapat kerja dengan Komisi III di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).
"Kami mendapatkan laporan memang ada diduga itu adalah bom molotov, sekarang sedang didalami oleh rekan-rekan," kata Setyo.
Setyo meminta kepada semua pihak agar kejadian tersebut tidak ditafsir secara liar. Sebab, hingga saat ini belum ada hasil dari tindakan yang dilakukan penyidik Polri.
"Jangan berandai-andai yang kita tidak tahu, tapi faktanya sedang didalami," katanya.
Setyo menegaskan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Hal itu untuk memastikan siapa pelaku pelemparan bom tersebut.
"Yang pertama tentunya olah TKP dari mana dilempar kemudian dari bahan-bahan apa, sekarang sedang dalam pendalaman, mohon waktu, berikan kesempatan kepada penyidik untuk mengungkap kasus ini," tandas Setyo.
Berita Terkait
-
Polisi Periksa 5 Saksi Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani
-
Mabes Polri Ikut Selidiki Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani
-
Polisi: Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Ketua PKS Pidana Biasa
-
PKS: Bom Molotov Rumah Mardani Diduga Berkaitan dengan Pilpres
-
Ada yang Ngaku Tentara Sebelum Rumah Mardani Dilemar Bom Molotov
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat
-
Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa
-
Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan
-
8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump
-
Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok
-
Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial
-
Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer
-
Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?
-
DPR Dorong Bebas, Kejagung: Nasib Amsal Sitepu di Tangan Hakim
-
Sempat Dibuang Pelaku, Potongan Tangan dan Kaki korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Cariu Bogor