Suara.com - Sesosok mayat bayi ditemukan warga hangus terbakar di tumpukan sampah dalam tong pembuangan di Perumahan Pemda II, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (25/7/2018).
Kondisi mayat bayi itu sangat memprihatinkan. Tampak jasadnya sudah menghitam dan hangus terbakar. Warga kaget dan syok melihat jasad tak berdosa itu.
Diduga, bayi itu dibuang ke tempat sampah tersebut. Kerumunan warga tampak di lokasi kejadian.
"Kasihan sekali kok tega ya, kayaknya dibuang orang tuanya. Kalau Tak mau mengasuh anak, kejam sekali," kata Supri, warga sekitar seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com.
Kapolsek Batuaji Komisaris Syafrudin Dalimuthe mengungkapkan, pihaknya sedang menyelidiki kasus penemuan bayi yang mengenaskan ini.
Sampai Rabu malam, polisi belum menemukan pelaku pembuangan dan pembakaran bayi tersebut.
“Belum dapat kami temukan pelaku pembuangan bayi tersebut, kami sedang mengumpulkan informasi,” ujar Kapolsek.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk dapat melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.
“Kami menduga bayi ini sudah dalam keadaan meninggal, baru kemudian dibuang ke tempat sampah itu,” jelas Syarifudin.
Baca Juga: Resmi Diusung PKS, Ini Pengakuan Joko Widodo
Dugaan tersebut diperkuat karena lokasi penemuan bayi itu berada di jalan yang sering dilalui orang.
“Kalau ada terdengar tangisan bayi, pasti akan segera diketahui oleh warga sekitar,” jelasnya.
Mau Bakar Sampah
Mayat bayi hangus terbakar itu ditemukan di tong sampah yang berada persis di depan rumah indekos. Awalnya, penghuni kos bernama Putra Pasaribu berniat akan membakar sampah.
Ketika sedang membakar sampah, Putra melihat ada tumpukan kain selimut berwarna merah dan Ia berencana untuk membakarnya.
Namun, begitu selimut itu diangkat menggunakan kayu, Putra melihat ada yang terjatuh dari dalam selimut seperti bayi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika