Suara.com - Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Sampoabalo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigadir Sanusi, meninggal saat mengamankan tawuran pelajar di daerah itu, Selasa (31/7/2018). Brigpol Sanusi terkenan tembakan rekannya sendiri.
Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt membenarkan kejadian meninggalnya seorang personel polisi saat tawuran tersebut. Kejadian Selasa pagi tadi
"Benar ada kejadian hari ini pukul 08.00 wita. TKP di wilayah hukum Polres Buton," katanya.
Saat ini kasus itu dalam proses penyelidikan. Kasus itu tengah ditangani langsung Polda Sultra.
Menurut Harry, korban diduga meninggal karena terkena peluru nyasar dari senjata api (Senpi) milik salah satu anggota polisi yang saat itu ikut mengamankan tawuran.
"Untuk sementara, infonya almarhum meninggal akibat tembakan dari personel Polri yang ada di TKP. Kita ikut perhatian atas kejadian ini," katanya.
Saat ini korban berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasarwajo untuk dilakukan otopsi. (Antara)
Berita Terkait
-
Jalur Tol Bakal Dijaga Polisi - Tentara 24 Jam Selama Asian Games
-
40 Ribu Pasukan Jaga Asian Games 2018, CCTV Disebar ke 600 Titik
-
JAD Dibekukan, Densus 88 Makin Mudah Tangkap Teroris
-
Kronologis Polisi Brimob Tewas dalam Kecelakaan di Nduga Papua
-
Tawuran, Curhat Warganet Pengguna KRL Banjiri Dunia Maya
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta