Suara.com - Sri Wilujeng, perempuan yang menjadi Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan terikat di Sungai Sere, Desa Kebon Dalem.
Kapolsek Bangonrejo Ajun Komisaris Wastiyo mengatakan, lurah tersebut diduga menjadi korban perampokan dan nyaris dibunuh pelaku.
“Kami menemukan Bu Lurah di tengah sungai dalam kondisi kedua tangan diikat tali plastik, Selasa (31/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Dia menderita luka di bagian kepala,” kata Wastiyo, seperti diberitakan Harian Jogja—jaringan Suara.com.
Baca Juga : Mobil Sport Tahun 60an, Nenek Moyang Sports Car Zaman Sekarang
Ia menuturkan, Sri bisa diselamatkan setelah berteriak meminta pertolongan. Teriakan Sri didengar warga. Sedangkan pelaku perampokan masih misterius.
Seusai dievakuasi, Sri dibawa ke Puskesmas Bangonrejo dalam kondisi sadar. Berdasarkan keterangan Sri, ia dijemput dua orang berinisial AS dan DN di kantornya.
”Dia dijemput pakai mobil oleh AS dan DN. Diajak bertemu tokoh ormas di pondok pesantren kawasan Tegalsari. Saat itu, korban mengakui membawa uang puluhan juta rupiah. Dia tak curiga, karena mengenal AS dan DN,” jelasnya.
Namun, Sri ternyata tak iantarkan AS dan DN ke pesantren. Ia justru diajak berputar-putar keliling kota memakai mobil hingga malam.
Baca Juga : Pertimbangkan Dulu Usiamu Saat Ingin Berumah Tangga
Baca Juga: Ini Dua Caleg Golkar yang Dicoret karena Terbukti Mantan Koruptor
Seusai diajak berputar-putar, AS dan DN menghentikan mobil di lokasi sepi. Di situlah Sri dirampok dan ditodong benda mirip pistol.
"Korban bisa selamat dari kedua pelaku karena berpura-pura tewas. Kedua pelaku lantas membuang korban ke sungai. Sementara semua barang korban diambil,” tuturnya.
“Kami kekinian masih menyelidiki kasus itu dan mengejar pelaku,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Cerita Fendi dan Dedi Jadi Bajing Loncat Belajar dari Youtube
-
Polda Jatim Tangkap 3.541 Orang 3 Bulan Jelang Asian Games 2018
-
Wow, Jawa Timur Punya Hotel Kapsul ala Pesawat Luar Angkasa!
-
Polisi Kantongi Ciri-ciri Perampok Bersenpi di Tanah Abang
-
Duh, CCTV di Rumah Korban Penusukan Ternyata Hanya Mainan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik
-
Amran Desak Pengusutan Tuntas Penyelundupan Bawang Bombay di Semarang
-
Bawa 26 Kilogram Ganja, Pengemudi Mobil Diamankan Polres Labuhanbatu Selatan
-
Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Dorong Dialog Lintas Kawasan dan Konsistensi Kebijakan
-
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Karimun Ditemukan
-
Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra