Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah isu dirinya mundur dari jabatannya sebagai kepala staf kantor kepresidenan (KSP). Sampai saat ini dia masih menjadi kepala KSP.
Moeldoko mengaku masih tetap bekerja dan menjalankan tugas sebagai KSP sampai kemudian ada kabar yang menyebut dirinya akan mundur tersebut.
"Mundur kemana, itu isu dari mana? Aya - aya wae," kata Moeldoko saat dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018).
Moeldoko sendiri mengaku kaget dengan merebaknya isu tersebut. Sementara Moeldoko masih mengikuti sidang paripurna mengenai RAPBN 2019 yang dipimpin Presiden Jokowi pada Selasa (7/8/2018) sore kemarin.
Moeldoko juga masih menjalankan agenda-agenda penting di Kantor Staf Kepresidenan hingga sore menjelang malam hari kemarin.
Oleh karena itu, ia menjadi tidak habis pikir dengan isu-isu yang berkembang terkait dirinya yang akan mundur dari KSP. Menurut dia, hal itu wajar mengingat di tahun politik segala sesuatu kemudian terasa begitu sensitif.
Namun ia menegaskan sampai saat ini masih mengemban amanat yang diberikan Presiden kepadanya untuk memimpin Kantor Staf Kepresidenan.
Sejumlah kabar sempat beredar santer pada Selasa malam terkait rencana mundurnya Moeldoko karena ada kemungkinan ia akan diumumkan sebagai cawapres Jokowi pada Pilpres 2019.
Deklarasikan Jokowi-Moeldoko
Baca Juga: Moeldoko Tawari Syahrul Yasin Limpo Bantu-bantu Staf Kepresidenan
Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Nusantara mendeklarasikan diri mendukung Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Capres dan Cawapres pada ajang Pilpres 2019 mendatang di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang.
Ketua Umum Barisan Nusantara Nurdin Tampubolon mengatakan untuk mencapai cita-cita Indonesia lebih baik kedepannya, diperlukan sosok pemimpin yang memiliki wawasan kenegaraan. Dirinya juga menyebut sosok itu juga harus memiliki pandangan visioner dan mampu melaksanakan 4 pilar kebangsaan.
"Jadi Barisan Nasional melihat kalau kita mau mempertahankan ini untuk mecapai tujuan dan cita-cita, perlu pemimpin yang bisa membawa hal tersebut," kata Nurdin di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Nurdin berpendapat sosok tersebut dapat dilihat dari diri Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah melakukan pembangunan dari aspek ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya.
"Artinya periode 2019 sampai 2024 tentunya ini memerlukan analisa dan dari itu kita harus melihat dari apa yang sudah beliau lakukan," jelasnya.
Bercermin dari hal tersebut, Nurdin optimis jika rakyat Indonesia nantinya akan memilih Jokowi sebagai presiden pada ajang Pilpres 2019 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia