Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief kembali mangkir dari panggilan Bawaslu RI. Pemanggilan ini terhitung yang keempat kalinya oleh Bawaslu. Sedianya Andi Arief bakal diminta keterangannya oleh Bawaslu terkait dugaan mahar politik Sandiaga Uno yang ia sebut di akut Twitter miliknya.
Bawaslu sejatinya menjadwalkan pemeriksaan Andi Arief pada Senin (27/8/2018) hari ini pukul 10.00 WIB. Namun yang bersangkutan lagi-lagi tidak hadir memenuhi panggilan Bawaslu.
Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi apapun dari Andi Arief. Bahkan ketika dihubungi yang bersangkutan terkesan tidak kooperatif.
"Belum ada konfirmasi. Ditelpon tidak diangkat. Dihubungi lewat WhatsApp beliau tidak membalas," kata Ratna saat dikonfirmasi awak media.
Lebih lanjut Ratna menjelaskan Bawaslu telah melakukan reschedule pemanggilan terhadap Andi Arief untuk ketiga kalinya. Untuk itu bila yang bersangkutan tidak memenuhi pemanggilan tersebut maka akan dilakukan kajian mendalam terkait keterpenuhan materil atas laporan tersebut.
"Hari ini batas terakhir dan jika kita tidak mendapatkan keterangan apapun terhadap peristiwa yang “diberitakan“ sebagaimana bukti yang disampaikan pelapor, maka Bawaslu akan membuat kajian terhadap keterpenuhan materil atas laporan dugaan mahar politik itu," jelasnya.
Untuk diketahui, Andi Arief terhitung telah tiga kali mangkir dari pemanggilan Bawaslu. Pemanggilan pertama pada Senin (20/8/2018), kemudian Selasa (21/8/2018), kemudian pada Jumat (24/8/2018).
Karena tak juga hadir, Bawaslu kembali menjadwalkan pada hari ini Senin (27/8/2018). Kendati begitu Andie Arif tidak juga memenuhi panggilan Bawaslu.
Baca Juga: Mendag Impor Beras 2 Juta Ton, Terkait Pilpres 2019?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta