Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa ganjil genap hingga perhelatan Asian Paralympic Games usai. Nantinya, ganjil genap tidak akan berlaku pada dua rute, yakni Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, meskipun ganjil genap diperpanjang akan ada beberapa penyesuaian yang akan dilakukan. Salah satunya dua rute yang tidak lagi diterapkan ganjil genap.
"Ada beberapa rute ganjil genap yang tidak diteruskan, yaitu jalan Metro Pondok Indah dan Jalan Benyamin Sueb," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).
Anies menjelaskan, untuk Jalan Metro Pondok Indah tak lagi diberlakukan ganjil genap lantaran tidak ada lagi lokasi perlombaan hingga Asian Paralympic Games usai. Sementara, Jalan Benyamin Sueb tak diberlakukan ganjil genap usai Asian Games usai dan akan dilanjutkan kembali ganjil genap saat Asian Paralympic Games dimulai.
Tak hanya pengecualian di dua rute itu, nantinya ada penyesuaian unthm jalur-jalur keluar tol ataupun masuk tol. Selain itu, ganjil genap juga tidak akan berlaku pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
"Dari persimpangan sampai dengan pintu masuk tol, dan dari pintu keluar tol sampai dengan persimpangan pertama. Di situ tidak diterapkan ganjil genap. Supaya para pengguna tol bisa keluar dan masuk dengan leluasa," tutupnya.
Sebagai informasi, ganjil genap akan berlaku setiap Senin hingga Jumat pukul 6.00 WIB hingga 21.00 WIB. Untuk akhir pekan, kebijakan ini tidak lagi diberlakukan di semua rute.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk