Suara.com - Aksi pencurian kotak amal di masjid kembali terjadi. Kali ini, aksi pencurian itu terjadi di masjid Al Mujahidin Kalibata Utara, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kasus ini terungkap setelah seorang pria berkacamata yang menjadi pelaku pencurian terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang masjid. Rekaman video berdurasi 1 menit itu menayangkan aksi pencurian itu beredar di media sosial.
Kapolsek Pancoran Kompol M. Budiyono mengatakan, pencurian kotak amal itu terjadi pada Sabtu (1/9/2018), pekan lalu. Namun, polisi baru mendapatkan laporan empat hari setelah kejadian.
"Iya benar, kami sudah terima laporannya, sekarang dalam penyelidikan," kata Budiyono saat dikonfirmasi, Jumat (7/9/2018).
Berdasarkan rekaman itu, pelaku berhasil membawa dua kotak amal berisi uang setelah menyelinap melalui sela-sela lubang ventilasi di masjid tersebut.
Setelah berada di dalam masjid, pelaku yang terlihat menggunakan kemeja batik itu langsung naik ke lantai dua masjid. Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku mengeluarkan alat untuk membobol kotak amal tersebut.
Terkait kasus ini, polisi masih mengumpulkan alat bukti lain untuk bisa melacak identitas pencuri kotak amal masjid. "Pelaku belum ketemu, identitasnya juga belum dapat," kata Budiyono.
Dugaan sementara, pelaku bukan warga di sekitar lingkungan masjid. Sebab, para saksi-saksi yang telah diperiksa polisi mengaku tidak mengenal wajah pelaku. "Saksi-saksi tak mengenal orang tersebut," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sisihkan Bonus Asian Games, Jojo Ingin Bangun Masjid di Lombok
-
Wartawan Curi Laptop saat Asian Games Tak Dilaporkan ke Polisi
-
Mahasiswa Curi Kotak Amal Masjid, Uangnya untuk Main Game Online
-
Perempuan Berkerudung Pencuri Berkeliaran di Rumah Sakit Jakarta
-
Wartawan Indonesia Curi Laptop Jurnalis Asing di Asian Games 2018
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!