Suara.com - Warga di lingkungan tempat tinggal aktivis Ratna Sarumpaet mengaku sudah tidak tidak kaget soal berita penggeledahan yang dilakukan polisi pada Jumat (5/10/2018) dini hari. Warga sudah biasa melihat rumah Ratna kerap disambangi polisi.
Salah seorang tetangga Ratna Sarumpaet bernama Heri mengatakan, sebelumnya beberapa kali rumah Ratna pernah didatangi polisi, salah satunya saat aksi massa 212.
“Biasa aja, polisi yang ramai. Yang ramai orang luar malah (bukan warga sekitar), orang (warga) sudah biasa dia (rumah Ratna Sarumpaet didatangi polisi). Dulu kan pas (isu) makar tuh demo 212, di sini rumah dia dijaga polisi," ujar Heri saat ditemui di Kampung Melayu Kecil V, Bukit Duri, Jakarta, Jumat (5/10/2018).
Menurut Heri, Ratna sendiri termasuk orang yang jarang bergaul dengan tetangga sekitar. Rumah Ratna Sarumpaet juga kerap terlihat ramai didatangi orang. Sebagian besar warga tidak mengenal siapa saja orang yang datang ke rumah Ratna.
“Orang itu (Ratna) sih jarang ngobrol, paling ke rumah waktu ada kegiatan, sepintas doang. Lebih banyak di luar dia. Dia kan tinggal sama anak laki-lakinya, sama driver dan sama asistennya. Kalau ada demo dari luar juga sebelumnya ngumpul di sini,” ujar dia.
Kendati sering didatangi banyak orang, Heri mengatakan, jika Ratna Sarumpaet jarang mengadakan acara di rumahnya..
“Nggak ada enggak pernah (bikin acara di rumah). Bikin ribet doang, tau-tau polisi dateng. Warga sendiri enggak tau, cuek-cuek saja warga," imbuh Heri.
Berita Terkait
-
Ratna Sarumpaet Selewengkan Dana Korban Kapal Karam untuk Oplas?
-
Ditanya Soal Ratna Sarumpaet, Sandiaga: Dolar AS Tembus Rp 15.000
-
Puluhan Polisi Merangsek ke Rumah Ratna Sarumpaet untuk Geledah
-
4 Barang yang Disita Polisi saat Geledah Rumah Ratna Sarumpaet
-
Pemeriksaan Ratna Sarumpaet di Kantor Polisi Sempat Dihentikan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel