"Yang sabar ya, kita doakan cepat bertemu," kata kerabat Meli yang baru datang.
Menjelang sore pencarian juga tidak membuahkan hasil. Bahkan Meli ikut turun bersama tim gabungan untuk mencari Kardi dan Juhanta.
Mengenakan pelampung, Meli menyusuri Dam Tembesi yang sudah beberapa kali makan korban itu.
Tidak sampai 10 menit ia kembali dalam pencarian. Raut wajah Meli masih sama ketika ia berangkat.
"Tidak ada tanda-tanda, perasaan saya arah kesanan dibawa arus," ujarnya menunjuk ke arah kiri Dam Tembesi.
Meli mengatakan, jalur yang dilalui perahu Kardi tidak seperti biasa yang ia lewati, memang arah yang jalur sekarang arusnya cukup deras.
"Biasanya tak pernah lewat situ," katanya.
Ia melanjutkan, menjadi profesi nelayan sudah ditekuni Kardi selama 8 tahun lamanya, di kawasan Dam Tembesi baru tiga tahun belakangan ini menjadi kawasan memancing kardi.
"Selain mancing suami saya juga pasang bubu (alat untuk menangkap ikan yang dibuat dari saga atau bambu)," katanya.
Baca Juga: Balas Andi Arief, Sandiaga Uno Pakai Rambut Petai
Meli mengakui masih terbayang kenangan ketika suami pamit Jumat (12/10/2018) pagi dari rumah. Kardi berangkat mengenakan baju kaus hitam, jaket biru dan celana jins pendek serta mengunakan sandal jepit.
"Tak ada tanda-tanda, biasa seperti biasa, sarapan pagi kemudian dia pergi," ujarnya.
Terlihat juga Zhalika, anak Kardi juga menunggu di lokasi kejadian. Zhalika atau biasa disapa Lika anak semata wayang Kardi yang masih duduk kelas 1 SDN 016 Sagulung.
"Bapak dan kakek tenggelam," kata Lika ketika ditanya kejadian itu. Mata Lika sempat berkaca-kaca ketika sang ibu kembali menangis.
Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Dua Pemancing Tenggelam Ditemukan, Jasad Kardi dan Juhanta Saling Berpelukan"
Berita Terkait
-
Cari Ikan Naga, Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar Petir
-
Kapal VOC Batavia Tabrak Kapal Tanker, Satu Orang Jatuh ke Laut
-
Geger, Muncul 4 Matahari Kembar di Langit Kepulauan Riau
-
Keceplosan Sebut Lelaki Lain saat di Ranjang, Istri Dibunuh Suami
-
Istri Tewas saat Berhubungan Masokis, Ngambek Minta Sewa Brondong
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI