Suara.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan kaget bukan kepalang setelah mendengar kabar bahwa ada satu peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rela meninggalkan resepsi pernikahannya sendiri hanya demi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ridwan mengatakan, satu peserta tersebut bernama Izan Akramuzi. Peserta ini mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dengan formasi guru di Pemerintah Provinsi Riau.
"Kita kaget ada salah satu peserta, tangannya masih ada inainya. Rupanya dia meninggalkan resepsi pernikahannya untuk dapat ikut ujian SKD," kata Ikhwan di Riau, Sabtu (3/11/2018).
Ridwan menduga aksi spontan ini karena sudah empat tahun lamanya pemerintah sudah tidak lagi melakukan penerimaan pegawai. Demi menyandang status sebagai ASN, apapun rela dilakukan oleh peserta untuk dapat lulus ujian.
Dugaannya itu beralasan, karena dirinya melihat begitu tingginya antusias peserta yang mengikuti rangkaian tahapan seleksi masuk menjadi PNS.
"Kita melihat para peserta sangat antusias. Karena bukan ini saja, kemaren juga ada peserta yang langsung melahirkan anak perempuan usai ujian. Saat ini malah tinggalkan resepsi nikahnya" jelasnya seperti dilansir laman Riauonline.co.id (jaringan Suara.com).
"Semoga melalui tes yang transparan seperti ini akan mendapatkan PNS yang berkompeten dan berintegritas seperti yang kita harapkan," tutupnya.
Artikel ini sebelumnya telah terbit di laman Riauonline.co.id dengan judul: "Demi Jadi PNS, Izan Rela Tinggalkan Resepsi Pernikahannya"
Baca Juga: Hari Ini Basarnas Putuskan Kelanjutan Evakuasi Korban Lion Air
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
TAUD Ultimatum Polisi, Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Penuntut Umum dalam 14 Hari
-
Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa
-
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
-
Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?
-
PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten