Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati Burhanudin, pemasok sabu dan ekstasi kepada anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara Ibrahim Hasan alias Hongkong. Burhanudin sudah lama diburu aparat BNN setelah namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penggunaan sabu dan ekstasi Ibrahim Hasan.
Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari menyampaikan, Burhanudin dilumpuhkan petugas saat upaya penyergapan di daerah Gempong Pintu, Aceh Besar pada Rabu (7/11/2018).
"Burhanudin adalah pemasok narkoba jenis sabhu dan ekstasi kepada Ibrahim alias Hongkong yang ditangkap oleh BNN pada bulan Agustus di pangkalan susu, Sumatera Utara," kata Arman kepada Suara.com melalui keterangan tertulus, Kamis (8/11/2018).
Arman mengatakan jika pihaknya terpaksa melepaskan tembakan lantaran Burhanudin melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Petugas sebelumnya sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris bandit tersebut.
"Anggota berusaha melumpuhkan dengan memberikan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan, tembakan diarahkan kebagian tubuh, kemudian diberikan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal," jelasnya.
Berita Terkait
-
3 Tembakan Tak Digubris, Residivis Ini Tewas di Ujung Bedil BNN
-
Alasan Kuat, Mengapa Pecandu Narkoba Seharusnya Tak Dipenjara?
-
BNN Gagalkan Peredaran Narkoba 20 Miliar, Ini Kronologinya
-
Lagi, Napi Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas
-
Selundupkan Sabu, BNN Ajak PPATK Buru Harta Eks Politisi Nasdem
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang