Suara.com - Diduga keracunan seusai menyantap nasi kotak, puluhan warga di Kampung Cicopong RT2/RW3 Desa/Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan, peristiwa itu bermula saat puluhan warga yang mayoritas remaja perempuan dan ibu-ibu menyantap nasi kota seusai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu 11 November 2018.
"Kemarin pagi, ada acara masyarakat dihadiri sekitar 100 orang kebanyakan remaja wanita dan ibu-ibu. Mereka disuguhi nasi kotak isi sayur nangka, telur dan kue tradisional," kata Ita, Senin (12/11/2018).
Malam harinya, satu persatu warga yang menyantap makanan itu mengeluhkan gejala keracunan seperti pusing, mual dan muntah. Hingga akhirnya, terdapat 72 orang yang mendapatkan perawatan medis.
"Sampai Senin malam ini ada 72 orang yang diduga keracunan. Rinciannya 27 orang di Puskesmas, 16 di RSUD Leuwiliang dan 29 orang rawat jalan," jelasnya.
Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan dan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor untuk mengetahui penyebab pasti gejala keracunam massal tersebut.
"Kemungkinan korban akan bertambah karena pesertanya banyak. Untuk korban jiwa sampai saat ini tidak ada, kami juga akan lakukan uji sampel makanan nasi kotak ke Dinas Kesehatan," pungkas Ita.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin