Suara.com - Tim kepolisian mendobrak paksa pintu berteralis besi menuju ruang utama kontrakan Gaban Nainggolan atau Diperum Nainggolan saat ingin rekonstruksi pembunuhan keluarga Gaban Nainggolan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018) siang.
Pendobrakan itu dilakukan karena kunci pintu itu hilang. Pintu yang terkunci itu merupakan akses masuk menuju ruang menonton televisi yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan korban.
"Kuncinya tidak ada, jadi tersangka HS ini masuk pertama kali dan keluar dari pintu yang sama, namun kunci dibawa pelaku dan hilang sehingga harus kita bongkar paksa," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi.
Usai membunuh Gaban Nainggolan selaku suami, Maya Boru Ambarita (37) selaku isteri, Sarah Boru Nainggolan (9) anak pertama dan Arya Nainggolan (7) anak kedua, pelaku sempat mengunci pintu sebelum melarikan diri.
Upaya pembongkaran secara paksa teralis dan pintu kontrakan itu berjalan sekitar 10 menit dengan menggunakan palu dan linggis hingga akhirnya terbuka. Ruang TV itu terkoneksi langsung dengan toko sembako dan penjualan rokok korban yang ada di bagian depannya.
Dalam 37 adegan rekonstruksi yang dijalani tersangka Haris Simamora dan empat pemeran pengganti itu terungkap pelaku membunuh penghuni kontrakan itu menggunakan linggis.
"Sempat ada adegan pemukulan bagian kepala kepada Diperum sebanyak dua kali dan isterinya Maya sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan penusukan sebanyak tiga kali," katanya.
Tersangka juga memeragakan upaya pembunuhan terhadap kedua anak korban dengan cara membekap mulut dan hidungnya hingga kehabisan nafas.
Proses rekonstruksi yang berlangsung selama 2,5 jam itu berakhir pukul 13.30 WIB dan berlanjut ke wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi hingga Garut untuk memeragakan 25 adegan lainnya.
Baca Juga: Haris Simamora Rekonstruksi Bunuh Keluarga Gaban di 6 Lokasi
Berita Terkait
-
Haris Simamora Rekonstruksi Bunuh Keluarga Gaban di 6 Lokasi
-
Warga Teriak ke Haris Simamora: Hukum Mati, Jangan Kasih Ampun
-
Ancam Tetangga Pakai Samurai, Ini Sosok Tersangka Pembunuh Dufi
-
Warga Merangsek Tonton Rekonstruksi Haris Bunuh Keluarga Gaban
-
Rekonstruksi di Kontrakan Keluarga Gaban, Haris Lakukan 37 Adegan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733