Suara.com - Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait mengaku sudah menujuk satu notaris untuk mengurusi santunan kepada ahli waris korban kecelakan Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
"Dari hasil masukan baik dari DPRD maupun dari beberapa pihak kami melakukan penyelesaian dokumen dengan menggunakan notaris," jelas Edward dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komite II DPD RI di Kompleks Parlemen, Senin (26/11/2018).
Edward memastikan akan menjalankan amanat dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Sebagai informasi, pemerintah mewajibkan Lion Air memberikan santunan kepada ahli waris korban sebesar Rp 1,25 miliar. Besaran nilai santunan tersebut tertuang dalam PM Perhubungan yang sudah disebutkan di atas.
Edward pun memastikan bagi para pihak keluarga korban nantinya tidak perlu repot untuk mengurusi perihal ahli waris karena ada notaris yang nantinya akan membantu untuk menyelesaikan dokumen tersebut.
Selain itu, Edward pun meminta maaf kalau pihak Lion Air tidak bisa membeberkan beberapa data yang sudah diberikan kepada pihak KNKT agar tidak menyalahi aturan penyidikan. Meskipun begitu, Edward meyakini kalau Lion Air tetap akan bekerja keras mendukung kinerja KNKT agar masalah kecelakaan pesawat Lion Air JT610 lekas terselesaikan.
"Tapi kami juga terus melakukan pelengkapan data-data dan dokumen yag dibutuhkan KNKT dalam rangka untuk mendukung proses investigasi KNKT," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Insiden Lion Air JT 610, DPD RI Gelar RDP Keselamatan Penerbangan
-
Cuaca Buruk, Lion Air Tak Bisa Mendarat di Jayapura
-
Boeing 737 MAX-8 Bermasalah Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh
-
Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh
-
Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika