Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang Sumatera Barat menggerebek warung lontong malam, Kamis (29/11) malam, yang berada di kawasan Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Bukan karena bangunan itu berdiri di trotoar ataupun menjadi bangunan liar, tapi warung lontong malam tersebut digerebek karena terendus menjadi lokasi panti pijat plus-plus alias prostitusi terselubung.
"Jadi warung lontong malam ini hanya kedok, untuk menutupi beberapa kamar yang ada di belakangnya," kata Kasat Pol PP Padang Yadrison, Jumat (30/11/2018) seperti diberitakan Klikpositif—jaringan Suara.com.
Menurutnya, penggrebekan dilakukan setelah banyaknya pengaduan dari warga setempat yang resah akan lokasi tersebut. "Ini modus baru. Warung hanya kedok," ujarnya.
Sarana yang disediakan, tambah Yadrison, berupa kamar-kamar kosong yang berada persis di belakang warung tersebut. Saat penggerebekan, sempat terjadi benturan antara pemilik dan personelnya.
"Kami lakukan pemeriksaan ke lokasi. Ternyata, selain menjual lontong malam, pemiliknya juga menyediakan sarana tempat panti pijat," ungkap dia.
Melalui penggerebekan, pihaknya mengamankan dua orang wanita yang diduga sebagai pekerja di tempat pijat itu. Setelah diperiksa, keduanya akan dikirim ke Andam Dewi Solok, untuk pembinaan.
"Ada dua wanita. Satu berusia 20 dan 46. Satu laki-laki yang merupakan seorang supir truk juga diperiksa. Pemilik tempat juga sudah dilakukan pemanggilan dengan menggunakan surat.”
Berita ini kali pertama diterbitkan Klikpositif.com dengan judul “Satpol PP Padang Grebek Tempat Pijat Plus-Plus Berkedok Lontong Malam”
Baca Juga: Temui Gerindra 4 Desember, PKS Bahas Nasib Fit & Proper Test Wagub DKI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat