Suara.com - Tim Labfor (Laboratorium dan Feorensik) Polda Jawa Timur melakukan identifikasi selama kurang lebih empat jam di lokasi kebakaran gedung 'Advance Lecturing' di kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Selasa (4/12/2018).
Hasilnya, tim menyita sejumlah properti sebagai barang bukti dari lokasi. Di antaranya, arang abu, kabel serta trafo. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Polda Jatim guna penyelidikan lebih lanjut.
Namun demikian, Tim Labfor belum berani menyimpulkan apa penyebab dari kebakaran hebat tersebut.
"Dari barang bukti yang kita sita, akan kita lakukan penyelidikan. Hasilnya, sekitar satu minggu lagi," ujar Kasubdit Fiskom Labfor Polda Jatim, Joko Siswanto seperti dilansir Beritajatim.com.
Joko mengatakan, penyelidikan itu perlu dilakukan guna mengetahui penyebab kebakaran serta dari mana titik api tersebut pertama muncul.
"Jadi penyebabnya belum bisa kita simpulkan hari ini," kata dia.
Diketahui, kebakaran di kampus Undar itu terjadi sekitar pukul 17.57 WIB. Api berkobar di lantai dua dan tiga gedung 'Advance Lecturing'. Gedung tersebut berlantai tiga. Lantai pertama merupakan ruangan kantor rektor dan yayasan.
Sedangkan lantai dua dan tiga merupakan ruang perkuliahan untuk mahasiswa FKIP dan Fisipol. Bahkan kantor dekan FKIP juga ada di lantai dua.
Praktis, selain menghanguskan gedung, si jago merah juga membakar berkas akademik dan sejumlah komputer di ruang tersebut. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Pembunuhan 31 Pekerja Trans Papua Diduga karena Tak Sengaja Potret OPM
Berita Terkait
-
Ratusan Ijazah dan Skripsi Habis Terbakar Saat Kampus Undar Dilalap Api
-
Polisi Selidiki Kebakaran Kampus Megah Universitas Darul Ulum Jombang
-
Ruang Kuliah Fisipol dan FKIP Undar Hangus Dilalap Si Jago Merah
-
Tergiur Janji Manis Waria, Siti Lemas Kehilangan Duit Jutaan
-
Langkahi Makam Pendiri NU, Warga Jombang Aksi Kecam Sandiaga Uno
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur