Suara.com - Seusai melakukan pertemuan dengan KPU RI, sejumlah sekretaris jenderal partai koalisi pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menyambangi kantor Bawaslu, Senin (10/12/2018).
Kehadiran mereka tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap proses perbaikan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019.
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengungkapkan, Pemilu 2019 seyogyanya harus berjalan secara adil dengan memenuhi hak warga negara untuk mendapat kesempatan memilih.
Menjelang pleno Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) yang direncanakan KPU pada 15 Desember mendatang, Hinca mengungkapkan pentingnya ada pengawasan tersebut.
"Beberapa hari ke depan ini KPU akan melalukan pleno menetapkan DPTHP menjadi DPT fiks. Masih ada waktu dan karena itu kami berdialog dengan Bawaslu," kata Hinca di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).
Selain itu, kabar data 31 juta pemilih yang belum masuk ke dalam DPT juga kembali dibahas oleh mereka dengan perwakilan Bawaslu RI dalam pertemuan.
Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menjelaskan, Pemilu 2019 berbeda karena dilakukan secara serentak dengan Pilpres 2019. Dengan adanya 31 juta data pemilih tambahan yang sempat diberikan Kemendagri kepada KPU, Priyo tidak menginginkan itu sebagai bentuk adanya pemilih siluman.
"Jangan karena itu kemudian ada pintu-pintu masuk kemudian ada pertanyaan terutama mengenai penetapan DPT," ujarnya.
Oleh sebabnya, Priyo meminta agar KPU dan Bawaslu untuk bisa memberikan jawaban terkait dengan data 31 juta data pemilih yang belum masuk ke dalam DPT. Hal itu diupayakan agar pada saat pleno KPU nanti, tidak akan lagi ada pertanyaan terkait hal tersebut.
Baca Juga: Kesedihan Sang Kapten Usai Sriwijaya FC Dipastikan Turun Kasta ke Liga 2
"Karena 31 juta yang disodorkan Kemendagri ini mengagetkan kita semua, kami ingin memastikan bahwa penetapan DPT nanti yang kemungkinan akan dijadwalkan pada 16 Desember itu tidak membuka pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki