Suara.com - Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta, dinilai sejumlah pihak sebagai sosok paradoks dalam pentas politik Indonesia.
Sebab, di satu sisi, lelaki bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu dianggap sebagai penista agama. Itu terkait vonis 2 tahun penjara terhadapnya gara-gara mengutip surah Al Maidah ayat 51 saat berpidato di Kepulauan Seribu, dua tahun silam.
Tapi di lain sisi, Ahok tetap dihormati dan dikagumi setidaknya oleh para pendukungnya, meski sudah berstatus narapidana kasus penodaan agama.
Ahok kekinian masih mendekam di bilik Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Tapi, tanggal 24 Januari 2019, ia diperkirakan bakal kembali menghirup udara bebas.
Spekulasi-spekulasipun bermunculan mengenai apa yang harus dilakukan Ahok seusai keluar dari penjara. Tetap berada di dunia politik, atau sama sekali meninggalkannya.
Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta era Ahok, memastikan sohibnya itu bakal kembali terjun ke dunia politik selepas pemenjaraan. Ahok disebutnya bakal bergabung dengan PDIP.
"Dia (Ahok) bilang, 'kalau nanti saya masuk politik, saya pasti akan masuk PDIP'," ujar Djarot seperti diberitakan, Senin (26/11/2018).
Tak hanya politik, spekulasi juga muncul terkait kisah asmara sang duda. Ahok, disebut bakal menikahi anggota polwan bernama Bripda Puput Nastiti Devi seusai bebas dari penjara.
Ima Mahdiah, mantan staf Ahok saat bekerja di Balai Kota DKI Jakarta, membocorkan sejumlah rencana Ahok kalau sudah menghirup udara bebas.
Baca Juga: Facebook Sediakan Panduan bagi Politikus dan Parpol di Indonesia
Salah satunya adalah, Ahok membangun yayasan sosial untuk membantu rakyat miskin, lanjut usia, dan warga kurang mampu.
”Bapak (Ahok) akan memberikan kejutan. Nanti dia akan mengutarakannya dalam acara yayasan itu,” kata Ima, Selasa (11/12/2018).
Semua isu itu masih menjadi teka-teki bagi publik. Tapi, pembaca Suara.com banyak memberikan pesan beragam terkait apa yang sebaiknya dilakukan Ahok setelah tak lagi menjadi pesakitan.
Mulai 1 Desember 2018, Suara.com meminta pembaca via Facebook untuk melontarkan pesan ataupun pernyataan seandainya bertemu Ahok. Terutama mengenai Ahok sebaiknya berperan sebagai apa di kehidupan sosial politik nanti.
Sebanyak 290 pesan pembaca Suara.com tercantum dalam kolom komentar. Berikut pesan utama pembaca Suara.com kepada Ahok:
”Jadi Ketua KPK” – Poyo Gebrak
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor