Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ikut angkat bicara terkait pengakuan mantan kader Gerindra La Nyalla Mattalitti yang menyebarkan hoaks Presiden Joko Widodo atau Jokowi keturunan PKI. Serupa dengan Ratna Sarumpaet yang menyebarkan hoaks, La Nyalla Mattalitti malah disambut baik oleh kubu Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.
Fahri mengungkapkan perbedaan perlakuan yang tampak dari kedua penyebar hoax tersebut. Dirinya sempat menyindir kalau La Nyalla malah diperlakukan baik meskipun sempat menyerang Jokowi pada Pilpres 2014 silam.
Hal itu tidak terjadi saat Ratna Sarumpaet ketahuan membuat hoaks pada September lalu di saat foto muka bonyoknya tersebar luas. Mengaku kalau dirinya dipukuli orang tak dikenal, ternyata wajah bonyoknya itu hanyalah efek samping pasca operasi sedot lemak di kedua pipinya.
"Pengakuan jujur telah berbohong dan memfitnah tak harus berakhir di penjara.. ada yang berakhir di pangku kekuasaan... itulah dunia... keadilan itu relatif.... #RatnaMenyaLLa," tulis Fahri dalam akun Twitternya @Fahrihamzah pada Kamis (13/12/2018).
Fahri sempat membalas pesan Twitter dari masyarakat yang menyebut kalau dirinya terlalu mengurusi La Nyalla. Menanggapi hal itu, Fahri menegaskan kalau dirinya menjadi pihak kepolisian akan memperlakukan hal yang sama kepada La Nyalla seperti polisi yang langsung menindak Ratna Sarumpaet.
"Itu TL (TimeLine) lagi rame oleh orang yang ngaku bohong dan fitnah pak Jokowi PKI di 2014 lalu tapi sekarang dia bebas aja... Kalau saya jadi polisi, samakan aja nasib dia dengan Ratna Sarumpaet... tersangka kan dia dan gali informasinya.. Timses harusnya laporkan dia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kubu Jokowi Minta La Nyalla Jangan Serang Prabowo - Sandiaga dengan Hoaks
-
Keluarga Korban Lion Air JT 610 Minta Pencarian Tahap Kedua Dilakukan
-
Romi Divonis Penjara 18 Bulan karena Menghina Jokowi dengan Kata Binatang
-
Kondisi Kesehatan Ma'ruf Amin Bukan Kendala Kampanye
-
Kandang Banteng Mau Direbut Prabowo, Sekjen PDIP: Nyatanya Dulu Nggak Bisa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27
-
Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat
-
Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih