Suara.com - Paulina boru Barus (23) seorang wanita warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala ditemukan tewas di dalam kamar Murai Hotel, Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara.
Kapolsek Deli Tua Kompol BL Malau ketika dikonfirmasi, Selasa (18/12) malam, membenarkan korban Paulina ditemukan tewas dengan luka tusukan pada bagian leher dan perutnya, diduga menjadi korban pembunuhan.
Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
"Peristiwa pembunuhan itu, pertama kali diketahui saksi bernama Efo Surbakti, Rio Arnelo, dan Mukhlis yang mendengar suara teriakan korban dari dalam kamar 02 di hotel tersebut," ujar Kompol Malau.
Kemudian Efo bersama saksi lainnya menendang pintu kamar hotel, dan melihat kondisi korban terkapar di lantai dalam keadaan berlumuran darah bersama seorang pria yang tidak dikenal.
Saksi yang melihat kejadian tersebut sempat bergumul dengan pelaku, namun saat bergumul dengan pelaku, saksi terkena luka tusuk di tangan sebelah kiri.
"Saksi Mukhlis dan Rio, langsung menghalangi dengan cara memukuli dan menendang pelaku hingga terjatuh," ujar dia.
Malau menyebutkan, pelaku yang masih menggenggam pisau itu, tidak bisa dilumpuhkan sehingga berhasil melarikan diri menuju jalan raya dengan mengarah ke Kompleks Perumahan Kejaksaan.
Setelah mendapat laporan pembunuhan itu, personel Polsek Deli Tua langsung melakukan penyisiran ke arah Kompleks Kejaksaan. Namun pelaku tersebut tidak berhasil ditemukan.
Petugas kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, dan termasuk orang tua korban.
Hasil pemeriksaan di rumah sakit, pada leher kanan korban ditemukan sebanyak enam luka tusukan, dan satu tusukan di perut kiri Paulina.
"Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan hasil rekaman CCTV di hotel. Saat ini pelaku masih diburu aparat keamanan," kata Kapolsek Deli Tua itu pula. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!