Suara.com - Polisi membekuk remaja berinisial WKL (19) lantaran nekat menjadi kurir sabu-sabu dan kokain kepada turis asing di kawasan Kuta Utara dan Kuta. Bermodal kuasai bahasa asing, lelaki keturunan Belanda itu sudah hampir satu tahun mengedarkan narkoba kepada wisatawan di Bali.
"Dia (WKL) sudah setahun mengedarkan narkoba. Dia ini pengangguran dan pekerjaannya memang menjadi pengedar," kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta seperti diwartakan Beritabali.com--jaringan Suara.com, Kamis (20/12/2018).
Saat dibekuk di kediamannya di Jalan Raya Kerobokan, Rabu (12/12/2018) lalu, polisi turut menyita barang bukti sabu-sabu seberat 1,32 gram.
Dari hasil pemeriksaan, kata Yudith, asal narkoba yang diedarkan WKL kepada para turis asing berasal dari salah seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan.
Selain WKL, polisi turut meringkus 7 pelaku lain kasus narkoba berbeda. Yudith mengatakan, total delapan pelaku narkoba itu merupakan tangkapan seminggu terakhir. Jumlah narkoba yang disita cukup banyak, bahkan ada ratusan butir ekstasi. “Delapan pelaku ini semuanya pengedar. Ada juga residivis,” terangnya.
Para tersangka kasus lain yang ditangkap yakni RPMS (20), KS (20), S (32), HPP (34), IBPHW (32), WST (36) dan AN (38).
"Barang bukti yang diamankan dari seluruh tersangka (antara lain) 18,03 gram SS, 176 butir ekstasi dan 50 butir Happy Five," tegasnya.
Berita Terkait
-
Kelabui Petugas Bandara Hang Nadim, Suparman Simpan Sabu Dalam Anus
-
Sipir Lapas Anak Jambi Jadi Suruhan Napi Narkoba
-
Tergiur Upah Rp 20 Juta, Trio Perempuan Cantik Jadi Kurir Sabu
-
Biar Semangat Narik, Sopir Angkot di Kembangan Pakai Sabu
-
Richard Muljadi Mabuk Tenggak Wishkey Sebelum Ditangkap karena Kokain
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas