Suara.com - Gereja Katedral Jakarta ikut berbela sungkawa atas terjadinya bencana tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (23/12/2018) malam. Doa bagi seluruh korban pun akan dipanjatkan pada perayaan Malam Misa Natal 2018.
Tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung tersebut mengagetkan masyarakat Indonesia, termasuk pihak Gereja Katedral Jakarta.
"Kami dari pihak Gereja Katedral dan juga Keuskupan Agung Jakarta juga mengungkapkan rasa duka yang mendalam akibat adanya bencana Tsunami yang terjadi di wilayah Banten maupun Lampung," kata Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie di Gereja Katedral Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (24/12/2018).
Mengikuti tema natal yang diusung oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Gereja Kristen Indonesia (KWI) pada tahun ini yakni 'Yesus Kristus Khidmat Bagi Kita', Susyana mengungkapkan bahwasanya umat kristiani sejatinya bisa mengikuti teladan Yesus untuk selalu menjalani solidaritas sesama manusia.
"Kita pun juga harus bisa memperlihatkan apa yang telah diteladani Yesus, kesolidaritasan, di mana yesus solider dengan manusia begitu juga kita solider dengan sesama," ujarnya.
Oleh karenanya sebagai bentuk solidaritas antar umat beragama, pada malam misa natal 2018 yang akan digelar pada 17.00 WIB ada doa bersama yang akan dipanjatkan bagi seluruh korban yang tertimpa musibah tsunami.
"Baik itu yang telah meninggal maupun juga yang terluka dan juga masih dalam pencarian kita akan melakukan doa khusus tentunya dalam misa-misa natal yang akan dilakukan nanti," pungkasnya.
Untuk diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis hasil data sementara korban bencana tsunami di Selat Sunda.
Korban yang tercatat meninggal dunia di Banten dan Lampung sebanyak 281 orang. Sementara itu, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.
"Untuk kerusakan fisik akibat tsunami, meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung toko rusak, dan 420 perahu kapal rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi