Suara.com - Panitia perayaan Hari Natal di Gereja Katedral Santo Petrus Bandung, Jawa Barat, memasang pohon natal berwarna putih setinggi 13 meter. David, salah satu panitia mengatakan pohon natal tersebut mengusung tema kedamaian dunia.
"Tema tersebut di angkat karena berharap agar membawa kedamaian bagi semua orang, apalagi tahun ini tahun politik," kata David, seperti dilansir dari Antara, Senin (24/12/2018).
David menerangkan, pohon natal tersebut dibangun dari hasil sumbangan jamaah gereja, pemilik toko, hingga sumbangan dari perusahaan-perusahaan.
"Dibuat sekitar empat hari yang lalu, pohon ini secara bergotong royong oleh siapapun baik dari mahasiswa ITB ataupun yang datang siapa saja membantu membuat pohon ini," ujar David.
Pohon Natal berhiasan warna putih dengan dekorasi yang serba putih menarik perhatian umat Kristiani. Banyak jemaat yang sudah selesai misa malam natal berfoto-foto di pohon tersebut.
Salah seorang jemaat gereja, Alexander, mengaku terpukau dengan pohon Natal unik tersebut, terlebih setiap tahun ini dirinya baru pertama kalinya merayakan Natal di Gereja Katedral Bandung bersama keluarga dan teman-temannya.
"Pohon Natal kan berbentuk kerucut, berbentuk kerajaan surga, kalau hiasan menyambut kemeriahannya," ujar Alexander.
Alexander berharap, seusai dengan tema pohon Natal tersebut maka segala harapan dan permohonannya dapat tercapai dan dapat menularkan perdamaian kepada seluruh umat yang ada di dunia ini.
Baca Juga: Air Laut Naik 2 Meter Luber ke Daratan, Warga Gorontalo Panik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
-
Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
-
Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar
-
Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!
-
Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global
-
Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot