Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi desa wisata kerajinan rotan di Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/12/2018). Dalam kunjungannya, Sandiaga sempat mendengarkan aspirasi hingga keluh kesah para pengrajin rotan.
Sandiaga mengaku pernah menjadi pengrajin, namun usaha yang ia jalani kala itu tidak berjalan lama karena bangkrut.
"Saya berkunjung ke rumah pengrajin rotan Slamet. Saya dahulu juga seorang pengrajin, tetapi usahanya bangkrut," kata Sandiaga seperti dilansir dari Antara.
Desa wisata kerajinan rotan di Trangsan ini, kata Sandiaga, sudah membuka peluang sekitar 400 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Usaha ini menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja.
Namun, kata Sandiaga, para pengrajin masih menghadapi kesulitan mendapatkan bahan baku rotan. Para pengrajin merasakan bahan baku sulit didapat.
Mantan Wagub Jakarta ini menyebut kasus tersebut pernah dialaminya beberapa tahun yang lalu, atau saat masih menjadi pengusaha rotan di desa ini. Pada waktu itu, Sandiaga menyebut sempat mengekspor dua kontainer dengan memiliki 200 tenaga kerja.
Usaha yang dirintis Sandiaga terpaksa gulung tikar karena kesulitan bahan baku yang harganya relatif mahal.
Dalam kunjungan ini Sandiaga didampingi istrinya, Nur Asian Uno. Mereka bertemu dengan sejumlah pengrajin rotan sekaligus kampanye pencalonan Sandiaga sebagai Wakil Presiden RI pada Pemilu 2019.
Baca Juga: Ekspor Benih Hortikultura, Kementan Pacu Purwakarta Tingkatkan Mutu
Berita Terkait
-
Video Prabowo Joget Saat Natal Bersama Dihapus, Begini Kata Sandiaga
-
Ketua Timses Prabowo Memilih Melanggar HAM daripada Negara Runtuh
-
Besok, PKS dan Gerindra Bertemu Bahas Pengganti Sandiaga di Jakarta
-
Kubu Prabowo Sepakat Debat Capres - Cawapres Bahas Penanganan Bencana
-
Klaim Didukung Adik Ipar Jusuf Kalla, Tim Prabowo Pede Rebut Suara Sulsel
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri