Suara.com - Warga Lumajang, Jawa Timur, tengah diteror oleh maraknya aksi pencurian hewan ternak sapi sejak dua pekan terakhir.
Alhasil, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengeluarkan sayembara dengan hadiah yang sangat menggiurkan.
Bagi siapa pun yang bisa menangkap maling ternak beserta aktor intelektualnya, Indah bakal memberikan 10 kali gajinya.
"Saya kasih 10 kali gaji bagi siapa saja yang bisa menangkap maling sapi," ungkap Indah saat memberikan sambutan di Alun-alun Kota, seperti diwartakan Beritajatim.com, Jumat (4/1/2019).
Menurut dia, mendengar kabar dan cerita maraknya maling sapi, membuatnya sangat miris. Apalagi, warga dibuat resah dan korban langsung jatuh miskin.
"Kami akan selalu berkoordinasi dengan Polres dan Kodim untuk menjaga kamtibmas di desa-desa," paparnya.
Sayembara ini dilakukan oleh Indah sebab tertantang, seperti apa yang dilakukan Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban. Kapolres siap memberikan satu kali gajinya bagi penangkap pelaku begal.
"Sebagai pemimpin di Lumajang, siapa yang tak ingin daerahnya aman. Apa pun dilakukan demi warganya," jelasnya.
Maraknya aksi maling sapi terjadi di Wilayah Lumajang Utara. Bahkan, warga melakukan siskamling untuk menjaga keamanan desanya, tetapi maling tetap saja terjadi.
Baca Juga: Persiapan Debat Pilpres, Ma'ruf Amin Punya Pakar di Tim Khusus
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Sayembara Nangkap Maling di Lumajang, Hadiahnya Wow..”
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer