Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tengah mengatur jadwal untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan itu dilakukan Sandiaga untuk mendapatkan pelatihan jelang debat sesi pertama Capres - Cawapres.
Sandiaga mengatakan SBY merupakan sosok yang berpengalaman terutama dalam menangkap isu-isu yang berkaitan dengan keluhan-keluhan masyarakat. Sandiaga menyebut kalau dirinya beserta tim sudah menyantumkannya dalam visi dan misi yang dibawanya di Pilpres 2019.
"Sudah lagi diatur waktunya, tentunya pak SBY yang sangat berpengalaman menangkap isu-isu topik-topik yang paling diperlukan oleh masyarakat. Pak SBY akan memberikan sesi khusus kepada saya dan pak Prabowo," kata Sandiaga di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Pusat, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2018).
Terkait dengan persiapan menjelang debat, Sandiaga telah belajar dari Pilkada DKI 2017 di mana saat itu dirinya berkompetisi sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi Anies Baswedan. Sandiaga memastikan bahwa harus memiliki banyak waktu untuk beristirahat hingga mendapatkan banyak masukan dari pakar terkait dengan materi debat.
Selain itu, adapun sejumlah temuan-temuan dan keluhan-keluhan yang diperolehnya dari masyarakat selama masa kampanyenya. Hal itu yang nantinya akan dibawa Sandiaga pada sesi debat pertama.
Sesi debat pertama Capres - Cawapres sendiri akan berlangsung pada 17 Januari mendatang di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Debat Capres pertama akan membahas tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme ini akan disiarkan oleh empat stasiun televisi yakni TVRI, Kompas TV, RRI, dan RTV.
Berita Terkait
-
Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan
-
Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan