Suara.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta agar pemprov mencabut subsidi parkir bagi PNS.
Sementara ini, kebijakan pencabutan subsidi itu hanya berlaku bagi PNS yang memarkir kendaraannya di Lapangan Parkir IRTI Kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Ida mengatakan, bila pencabutan subsidi parkir bertujuan untuk mengalihkan PNS menggunakan transportasi umum, maka kebijakan itu harus berlaku di seluruh wilayah.
"Kalau bisa bukan hanya di IRTI, tapi semua di instansi pemerintah tidak menggunakan kendaraan pribadi," kata Ida saat dihubungi, Selasa (8/1/2019).
Politikus PDIP ini mengatakan, pencabutan subsidi parkir sebesar Rp 68 ribu itu hanya berlaku bagi para PNS yang berkantor di Balai Kota Jakarta.
Maka, ia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memikirkan agar kebijakan ini dapat diterapkan bagi seluruh PNS.
Salah satu upaya yang bisa ditempuh adalah, dengan menaikkan tarif parkir khusus para PNS. Dengan begitu, dapat dipastikan para PNS beralih ke transportasi umum.
Sementara untuk masyarakat umum, Ida meminta agar Pemprov DKI dapat melakukan kenaikan tarif secara bertahap, dibarengi dengan perbaikan moda transportasi umum yang memadai. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak dipersulit dengan kebijakan pemerintah.
"Ya, tidak bisa langsung dan harus bertahap. Karena memang tergantung kesiapan transportasi. Jangan warga dipaksa untuk menerima itu (kenaikan tarif) tapi justru menyengsarakan.”
Baca Juga: Dari Kasus Meikarta, KPK Telisik Dalang Pengubahan Tata Ruang di Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!