Suara.com - Aktivitas di Halte Transjakarta Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu (9/1/2019) berlangsung normal pasca kejadian percobaan perampokan yang menimpa petugas halte perempuan di tempat itu pada Selasa (8/1/2019) kemarin.
Berdasarkan pengamatan Suara.com di lokasi, Rabu (9/1/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, halte Tegal Parang masih melayani penumpang bus Transjakarta yang akan beraktivitas, tidak ada kerusakan dari kejadian tersebut.
Petugas halte yang saat ini bertugas, Masud mengatakan, kejadian tersebut tidak mengakibatkan kerusakan, alat-alat operasional seperti mesin Eleketronik Data Capture (EDC) Bank, komputer, dan pintu masuk elektronik di halte juga aman dari pengrusakan.
"Kemarin teman saya korbannya, tapi kondisi halte saat ini tetap normal, tidak ada kerusakan," kata Masud kepada Suara.com, Rabu (9/1/2019).
Sebelumnya, di halte ini telah terjadi aksi perampokan yang dilakukan oleh seorang laki-laki yang berusaha mengambil uang di kasir halte, namun petugas halte Transjakarta perempuan berinisial ARN (25) berhasil membuat perampok tersebut gagal melakukan aksinya.
Pelaku mulanya meminta informasi mengenai layanan Transjakarta ke Ragunan. Setelah dijelaskan, ARN kembali beraktifitas seperti biasa. Akan tetapi pelaku masih berada di halte Transjakarta Tegal Parang, Jakarta.
ARN mencurigai tindakan pria tersebut yang masih berada di lokasi. “Saya mau lapor namun langsung dibekep,” katanya.
Pelaku berusaha membuka laci untuk mengambil uang di loket halte Transjakarta dengan mendorong, membekap, mencekek ARN. Akan tetapi ia berusaha menghalangi aksi kejahatan tersebut.
ARN meremas dan menendang alat kelamin pelaku. Hingga berteriak untuk meminta pertolongan. Seketika karyawan maupun pelanggan Transjakarta menyelamatkannya. Dan mengejar pelaku. Akan tetapi berhasil kabur dengan menggunakan taksi.
Baca Juga: 'Bocoran' Pertanyaan Debat Capres Picu Perang Twitter PBS dan Said Didu
Berita Terkait
-
Masih Trauma, Petugas TJ Korban Perampokan Tetap Masuk Kerja Seperti Biasa
-
Jadi Korban Perampokan, Petugas Halte Transjakarta Diancam Mau Dibunuh
-
Kepanikan Penumpang Terekam CCTV saat TransJakarta Alami Kecelakaan
-
Pakai Pistol Mainan, Perampok Indomaret Depok Nyaris Dihakimi Masa
-
Malam Tahun Baru di Jakarta, TransJakarta Tambah 126 Bus
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi