Suara.com - Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono menyebut anggotanya yang bernama Syarif Adnan Baharuddin (SAB) memiliki hubungan khusus dengan perempuan bernama Amel atau RA. Perempuan 27 tahun yang sempat menjadi staf di BPJS TK itu sebelumnya mengaku diperkosa oleh Syarif yang merupakan atasannya.
Guntur mengatakan, hubungan khusus yang telah terjalin keudanya sudah terjadi sejak lama. Ia mengklaim Syarif sempat curhat soal itu.
"SAB beberapa postingan RA (ditunjukkan) kepada saya. Lalu dia mengakui, SAB terjebak dalam hubungan khusus," ujar Gutur di Hotel Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).
Terkait tudingan Amel soal pernah diperkosa atau melakukan hubungan intim dengan Syarif sebanyak empat kali, Guntur mengaku tidak tahu. Sebab, Syarif tidak penah bercerita terkait hubungan intim tersebut.
"Dia hanya mengakui itu saja (hubungan khusus)," bebernya.
Setelah mendengarkan hal tersbut, pihaknya langsung melempar permasalahan ke Dewan Pengawas secara internal. Setelah itu barulah pihak RA melaporkan kejadian tersebut ke Dewan Jaminan Sosial Nasiolnal (DJSN) selaku dewan yang mengawasi BPJS TK.
"Setelah itu RA langsung melaporkan kejadian tersebut ke DJSN tanggal 6 Desember," terangnya.
Tak lama setelah laporan itu masuk ke pihak DJSN, kasus ini mulai ramai diberitakan media. Dilanjutkan kedua belah pihak yakni RA dan SAB saling lapor ke Bareskrim Mabes Polri.
RA melaporkan SAB karena kasus pemerkosaan selama 4 kali selama 2 tahun terakhir. Sedangkan SAB melaporkan SA dan Ade Armando karena postingan di media sosial yang dianggap memfitnah SAB. Sampai saat ini kedua laporan masih ditangani pihak kepolisian di Bareskrim Mabes Polri.
Baca Juga: Amien Rais: Revolusi Mental Jokowi Cuma Ciptakan Budaya Tipu-tipu
Berita Terkait
-
Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lampaui Target di 2018
-
Amel Korban Pemerkosaan Berharap Pejabat BPJS Akui Perbuatan dan Minta Maaf
-
Dituduh Memperkosa, Pejabat BPJS Ketenagakerjaan Laporkan Balik RA
-
RA Siap Buka-bukaan Soal Kebobrokan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan
-
Ngaku Diperkosa Atasan, RA Batal Laporkan Pejabat BPJS Ketenagakerjaan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?