Suara.com - Cinta buta dan kesetiaan Ivan Krisna Dwiansah, 22, tidak romantis dan jangan ditiru. Saking cintanya kepada kekasihnya yang janda muda, dia nekat berjualan sabu-sabu.
Polisi pun mencokok keduanya di Jalan Soekarno Hatta, Semarang, pada 29 Desember 2018, sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam penggeledahan keduanya ditemukan barang bukti dalam tas berupa sabu seberat 20 gram.
"Awalnya petugas patroli curiga atas perilaku keduanya yang ada di atas motor, kami geledah ada sabu 20 gram. Lalu kami kembangkan di tempat indekosnya ditemukan pula sabu, total ada 91,35 gram sabu dan 370 butir ekstasi siap edar," kata Kepala Kepolisian Sektor Pedurungan, Kompol Mulyadi, di Mapolsek Pedurungan Kota Semarang, Senin (14/1/2019).
Ivan merupala pemuda asal Tulang Selatan, Palembang, Sumatera Selatan. Ia menjalin kasih dengan janda muda cantik, Tri Narawati (31) warga Trucuk, Kabupaten Klaten. Tri diketahui lebih dulu sebagai pengedar sabu, lalu Ivan membantunya dalam proses pengedarannya.
Rasa cinta Ivan ke Tri ibarat kisah Romeo dan Juliet, hidupnya sepenuh hati untuk sang kekasih. Pun saat ia tahu Tri ditawari kenalannya menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Tak peduli risiko penjara, Ivan tetap setia membantu Tri mengambil dan mengantar sabu.
"Saya tahu sejak awal dan bantu dia karena terlanjur sayang. Kasihan dia ke mana-mana sendiri dan punya tanggungan anak," ujar tersangka Ivan.
Mendengar penuturan dari sang kekasih, paras cantik Tri Narawati mendadak haru, seolah dia takjub atas pembuktian cinta kekasihnya. Dia bahkan tak segan mengumbar kemesraan dihadapan polisi dan awak media. Dengan tangan bergetar peluh di wajah Ivan diusapnya pelan dengan tisu.
Sementara itu, Tri Narawati mengaku himpitan ekonomi dan tanggungan hidup dua anaknya dari suami pertama, membuatnya nekat jadi pengedar sabu.
"Awalnya ditawari Doni lewat Facebook sekitar 2,5 bulan lalu. Doni itu napi di Lapas Kedungpane, tapi saya tidak pernah ketemu langsung Doni," tutur Tri.
Baca Juga: Prabowo: Jangan-jangan Indonesia Bertahan 10 Tahun, Sudah Setengah Mati
Kata Tri, tugasnya tak sulit hanya mengambil dan mengantar sabu sesuai instruksi Doni jika ada orderan. Tri biasa mengambil sabu di kamar Hotel Siliwangi, kawasan Semarang Tengah.
"Upahnya Rp 1 juta tiap ambil 100 gram sabu, sudah tiga kali. Uang itu buat beli susu anak," kata Tri.
Akibat ulah dua sejoli itu, polisi menjerat dengan sangkaan pasal 132 ayat 1 jo pasal 114 ayat dua subsider pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Ancaman penjara 5 sampai 20 tahun penjara, kami amankan barang bukti ada 91,35 gram sabu dan 370 butir ekstasi, seperangkat alat hisap sabu, timbangan dan handphone juga ikut diamankan," tukas Kompol Mulyadi.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba