Suara.com - Aparat gabungan dari Polsek Abepura Kota telah menangkap ME (30), pelaku pembacokan terhadap warga bernama Simon Walopa di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (11/1/2019) pekan lalu. Aksi pembacokan menggunakan parang itu terjadi ketika korban tak sengaja menyenggol badan pelaku
Kapolsek Abepura Kota AKP Dionisius VDP Helan menyampaikan pelaku ditangkap petugas dakan kondisi sedang mabuk.
"ME ditangkap dalam keadaan pengaruh minuman keras," kata Dionisius seperti dilansir Antara, Sabtu (19/1/2019).
Menurut dia, penangkapan itu bermula dari informasi yang didapatkan dari warga dan para saksi sewaktu kejadian penikaman di Pasar Youtefa.
"Kami dapat informasi bahwa ME ada di area Pasar Malam di Jalan Baru. Kemudian pada Minggu (13/1) sekitar pukul 22.30 WIT, jajaran gabungan dari Polsek Abepura tiba di lokasi dan memastikan identitas pelaku," katanya lagi.
Setelah berhasil memastikan identitas pelaku, kata dia, sekitar pukul 23.00 WIT jajaran gabungan kemudian melakukan penangkapan.
"Pelaku penikaman berhasil ditangkap personel gabungan Polsek Abepura dan langsung dibawa ke mapolsek. Sewaktu diamankan pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras," katanya lagi.
Sebelumnya, pada Sabtu pekan kemarin di Pasar Youtefa yang menjadi wilayah hukum Polsek Abepura Kota dihebohkan dengan aksi pembacokan terhadap warga bernama Simon. Ketika itu, pelaku ME dalam keadaan pengaruh minuman keras sedang berjalan dan tak sengaja tersenggol oleh korban. ME yang sedang memegang sebilah parang sepanjang 30 sentimetr langsung melakukan penganiayaan kepada korban.
Usai melakukan aksi tersebut, ME sempat dikejar oleh rekan-rekan korban namun berhasil melarikan diri.
Baca Juga: Randy Pangalila Resmi Nikahi Bule Kanada, Intip Foto-fotonya
"Akibatnya, korban mengalami luka tusuk pada bagian punggung belakang sebelah kiri dan luka pada bagian tangan lengan sebelah kiri. Hingga kini korban sedang dirawat di RS Abepura," kata Kapolsek Abepura AKP Dionisius VDP Helan.
Berita Terkait
-
Dibacok Rekannya di Ruang Kelas, Sanjay Dapat 50 Jahitan di Tubuh
-
Sadis, Pelajar SMK Dibacok sama Rekannya di Ruang Kelas
-
Setelah Bacok Istri Siri di Area Masjid, TG Berniat Kabur ke Luar Kota
-
Geram Motor Digadai, Perempuan Dibacok Suami Siri di Area Masjid
-
Nongkrong di Saung Kampung Cerewed, Aji Malah Disabet Celurit
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin