Suara.com - Perempuan paroh baya bernama Sasmat Mawati (59), menjadi korban penipuan modus penggandaan uang. Mawati yang juga juragan kontrakan itu mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Supriadi mengatakan, kejadian bermula ketika korban mengenal pelaku penipuan bernama Bajuri pada akhir tahun 2018.
Saat itu, pelaku mengakui dapat menggandakan uang dengan syarat korban tak boleh bercerita pada orang lain.
Mawati lantas memercayai tipu daya Bajuri. Terlebih, Bajuri juga menasbihkan diri sebagai seorang ustaz saat memperkenalkan diri kepadanya.
Hasilnya, korban menyerahkan uang sebanyak Rp 300 juta dalam dua kali pemberitan yang masing-masing Rp 150 juta.
"Setelah memberikan uang itu, lalu ditanya oleh korban 'kok belum jadi?'. Pelaku dibilang 'nanti dulu'. Duit belum kumpul jadi perlu syarat lagi," ujar Supriadi saat dikonfirmasi, Jumat (25/1/2019).
Supriadi menjelaskan, pelaku mengatakan kepada korban uang yang diberikan akan digandakan mencapai Rp 571 juta. Namun, beberapa waktu belakangan, tiba-tiba pelaku tak bisa dihubungi dan hilang tanpa jejak.
"Pelaku ini memang pintar mengaji. Karena dia lulusan sarjana agama. Tapi dia ini pengangguran," tambahnya.
Mawati lantas melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian. Laporan tersebut akhirnya ditindaklanjuti dan akhirnya pelaku dapat diringkus di kediamannya di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/1/2019) dini hari.
Baca Juga: Intip Foto Artis dan Model yang Dijual Mucikari Vanessa Angel
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat memakai Pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman kurungan 4 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!
-
Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal
-
3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026
-
Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!