Suara.com - Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendapatkan proyek perumahan bersubsidi di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Proyek rumah subsidi menantu Jokowi itu digarap melalui perusahaan yang dipimpinnya, PT Wirasena Citra Reswara (WCR).
Proyek rumah subsidi menantu Jokowi berada di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar. Pantauan dilokasi Proyek rumah subsidi menantu Jokowi, pembanguan perumahan bersubsidi yang diberinama Sukabumi Sejahtera Satu ini sedang dalam tahap cut and fill.
Proyek rumah subsidi menantu Jokowi tersebut dibangun di lahan seluas 35 hektare dengan jumlah 1.500 unit rumah. Untuk tahap awal, rencananya akan dibangun 500 unit rumah dengan luasan lahan 15 hektare.
Direktrur Utama PT WCR, Muhamad Panca Diharja, mengatakan Sukabumi dipilih sebagai tempat pembangunan bersubsidi karena beberapa pertimbangan. Beberapa di antaranya karena banyaknya buruh pabrik dan warga yang belum memiliki rumah.
"Selain itu masyarakat disini juga banyak yang belum memiliki rumah. Jadi kita tertarik untuk invest disini," kata Panca kepada awak media saat mendampingi Bobby Nasution dalam peresmian dan peletakan batu pertama perumahan tersebut, Senin (21/1/2019) lalu.
Panca menuturkan, pembangunan Proyek rumah subsidi menantu Jokowi ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah serta Bank Tabungan Negara (BTN).
"Kita bekerja sama dengan Pemerintah, semua anggaran pun sesuai aturan pemerintah. Dan perbankan yang bekerja sama pun sesuai yang ditunjuk pemerintah, yaitu BTN," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Truk Terguling di S. Parman, Belasan Rute Transjakarta Terdampak Sore Ini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?