Suara.com - Lelaki bernama Usep alias US (30) membuat heboh lantaran aksi nekatnya meledakan rumah keponakannya di Kampung Puncakhaur RT 1 RW 1, Dusun Cicalobak, Desa Neglasari, Sukabumi, Senin (29/1/2019). Diduga, aksi meledakan rumah itu karena US mengalami depresi.
"Pelaku nekat meledakkan rumah keponakannya, suaranya menggelegar ke perkampungan. Seisi rumah pun berhamburan," ujar Dadang, Ketua RT setempat kepada Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.
Usep diduga mengambil bensin dari tangki dua sepeda motor yang diparkir di dalam rumah. Setelah itu, pelaku lalu menyiramkan bensin di dalam rumah lalu memercikan api. Diduga, suara ledakan berasal dari api yang menjalar ke dua tabung gas di dalam rumah keponakan korban.
"Di dalam kan ada juga tabung gas LPG. Ada dua tabung. Kemungkinan ikut kebakar sehingga menimbulkan ledakan," kata Dadang.
Akibatnya, rumah mengalami kerusakan di beberapa bagian. Seisi rumah didapati dalam kondisi berantakan.
"Enggak sampai ngebakar rumah sampai hangus. Habis meledakkan rumah, dia langsung kabur ke arah kebun, arah hutan," tutur Dadang.
Terkait aksi nekatnya itu, warga sempat mengepung pelaku yang masih berada di dalam rumah. Terkait adanya pengepungan itu, Usep malah mengamuk. Saat hendak ditangkap, Usep sempat melawan dengan beberapa senjata tajam.
"Setelah sekitar empat jam dikepung, warga dan aparat keamanan di sini berhasil menangkapnya di salah satu aliran sungai," tambah Dadang.
Informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, Usep diduga mengalami depresi setelah bercerai dengan istrinya pada 2015 lalu. Dari hasil pernikahan itu, Usep memiliki dua orang anak.
Baca Juga: Peneliti Sebut Berendam Air Panas Bisa Bakar Kalori
Sumber: Sukabumiupdate.com
Berita Terkait
-
Sukabumi Sejahtera Satu, Nama Proyek Rumah Subsidi Menantu Jokowi
-
Dewan Pers Temukan Kejanggalan di Tabloid Indonesia Barokah
-
Pengakuan Mengejutkan Sopir Angkot Pemerkosa Gadis Penyandang Disabilitas
-
Diduga Lama Menjomblo, Sopir Angkot Tega Cabuli Anak Penyandang Disabilitas
-
Tak hanya di Sukabumi, Tabloid Indonesia Barokah Juga Hebohkan Tangerang
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar