Suara.com - Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian mengaku bersyukur bahwa kliennya ditahan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk menjalani masa hukumannya. Menurutnya, Lapas ini lebih layak jika dibandingan lapas lain yang telah melebihi kapasitas.
"Alhamdulilah, di Gunung Sindur ini kapasitasnya sesuai yah. Dibandingkan dengan Cipinang itu, kapasitasnya 1.000 lebih, diisi sekitar 4.000-an. Di sini kapasitas 1.200, diisi sekitar 1.800 gitu yah. Jadi menurut saya lebih layak," kata Aldwin, di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jumat (1/2/2029) malam.
Menurut Aldwin, Buni Yani saat memasuki Lapas Gunung Sindur dalam kondisi sehat. Selanjutnya, terpidana kasus pelanggaran UU ITE itu akan menjalani masa pengenalan lingkungan.
"Sudah, sudah masuk malam ini. Tadi juga sudah dicek kesehatannya, alhamdulillah sehat. Untuk sementara mengikuti dengan yang lain, nanti ada pengenalam lingkungan dulu," ujar dia.
Terkait upaya hukum, Aldwin akan mengajukan peninjauan kembali (PK). Ia tengah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan PK dan akan diajukan dalam waktu dekat.
"Sesuai keinginan pak Buni, kami akan mengajukan PK. Kita akan melakukan kajian yang memang sudah disiapkan. Adanya novum baru juga kita angkat, soal riset mana kekeliruan dalam hakim memutus perkara, itu prasyarat PK. Minta doanya, supaya semua baik. Pak Buni juga bisa menjalaninya di sini," imbuh Aldwin.
Diketahui, Buni Yani dinyatakan bersalah karena telah melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena telah terbukti mengunggah potongan video Basuki Tjahaja Purnama (BTP), dan divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno