Suara.com - Hanya karena berselisih paham masalah parkir becak motor atau bentor, Effendi (55) warga Jalan KH Azhari, Kelurahan 16 Ulu Palembang, Sumatera Selatan harus menerima bacokan dari tetangganya berinisial LK (37).
Tidak hanya Effendi, keluarganya yakni Sahropih (34), Desi (36), Husni (30), Fahmi (26) dan Hesti (34) juga menjadi sasaran amuk pelaku. Ironisnya, korban Hesti tengah hamil 7 bulan.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu 1 Palembang, Ipda Andrean, peristiwa memilukan tersebut dipicu gara-gara korban Effendi menegur pelaku yang melihat jika kendaraan bentor yang kerap digunakannya untuk mengangkut penumpang menghalangi jalan. Tak lama, pelaku pun pulang ke rumah dan memberitahukan perihal itu ke keluarganya.
"Karena tersinggung dan tidak senang itu, pelaku pun mengajak anggota keluarga lain mendatangi rumah Effendi. Di rumah itu sempat terjadi adu mulut," ujar Andrean di Palembang, Selasa (19/02/2019).
Karena suasana kian memanas, akhirnya pertikaian tersebut berujung pada pembacokan. Bahkan, enam orang anggota keluarga Effendi yang saat itu duduk di depan teras rumah tak luput dari sasaran para pelaku.
"Usai melukai keluarga korban, pelaku pun melarikan diri," kata dia.
Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mengejar para pelaku. Diketahui, selain LK, aksi tersebut juga dilakukan oleh SN (60) yang berhasil ditangkap polisi. Sedangkan tiga pelaku lain yang diduga terlibat masih diburu.
"Kita sudah meminta keterangan dari keluarga korban yang saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Untuk permasalahan, terus kita dalami sembari mengejar para pelaku lainnya," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Berikut Hasil Lengkap Leg I Babak 16 Besar Liga Champions Dini Hari Tadi
Tag
Berita Terkait
-
Asik, Pulang Kampung ke Sumatera Bisa Lewat Tol Bakauheni - Palembang
-
Maslikin Tewas Dikapak saat Salat Isya di Masjid Miftahul Falah
-
Dituduh Mencuri, Robby Koma Dikeroyok Belasan Santri Ponpes Nurul Ikhlas
-
Tak Terima Divonis Mati, 7 Bandar Narkoba Ajukan Banding
-
Usai Habisi Nyawa Istri, Febrianto Bunuh Diri Terjun dari Jembatan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki