Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali membanggakan perusahaan yang sudah menyandang status unicorn di Indonesia saat menyampaikan pidato kebangsaannya. Jokowi menyebut Indonesia mempunyai perusahaan unicorn terbanyak di Asia Tenggara.
Jokowi mengatakan perusahaan unicorn di tanah air sangat berperan memberikan kesempatan bagi usaha kecil menengah untuk masuk ke pasar global.
"Indonesia memiliki unicorn terbanyak di Asia Tenggara yang telah memberikan manfaat bagi jutaan usaha kecil untuk masuk pasar nasional regional serta global," kata Jokowi saat pidato di acara Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).
Mantan Gubernur Jakarta ini menuturkan, selama empat tahun memimpin Indonesia di periode pertama sudah memberikan beasiswa bagi pelaku perusahaan startup untuk berkembang.
"Kita telah memberikan digital talent scholarship untuk sebanyak 1.000 orang di 2018," ungkapnya.
Selanjutnya, jika terpilih kembali menjadi presiden pada Pilpres 17 April mendatang, Jokowi berjanji akan menggencarkan beasiswa bagi pelaku startup di Indonesia.
"Dan kita targetkan hingga 20.000 orang di 2020 nanti. Saya yakin akan semakin banyak startup yang lahir di Indonesia melalui berjejaring, bertukar pikiran, dan diskusi ide dan saling percaya bekerja sama," tutupnya.
Startup unicorn adalah startup yang telah memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14 triliun.
Di Indonesia ada empat startup unicorn dari total 7 startup unicorn di ASEAN, yakni BukaLapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.
Baca Juga: Tiga Kontainer Tiba, KPU Papua Barat Mulai Distribusikan Logistik Pemilu
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara