Suara.com - Tiga orang Palestina ditembak dan cedera saat pasukan Israel menyerang para demonstran dalam aksi damai di sebelah timur Kota Rafah di bagian selatan Jalur Gaza, kata sejumlah sumber.
Pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel melepaskan tembakan ke arah puluhan orang Palestina yang berdemonstrasi sebagai bagian dari protes "Pawai Akbar Kepulangan", seperti diwartakan Kantor Berita Palestina, WAFA, Selasa pagi WIB.
Pasukan Israel menembak dan melukai tiga pemuda Palestina. Ketiga pemuda itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pemerintah Israel juga melarang satu orang Palestina yang dibebaskan pada Minggu (24/2), setelah menghabiskan waktu 27 tahun di penjara Israel, memasuki kota kelahirannya, permukiman Al-Issawiya di Al-Quds (Jerusalem) Timur --yang diduduki-- selama 10 hari.
Abdel-Rahman Mahmoud, warga Al-Quds, ditahan pada Minggu, atau beberapa jam setelah ia dibebaskan dari penjara Israel --tempat ia menjalani hukuman selama 27 tahun.
Berita Terkait
-
Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Gaza
-
Pemukim Yahudi Serang Sekolah di Tepi Barat, Siswa Ditembaki Tentara Israel
-
Demi Pemukiman untuk Yahudi, Israel Usir Keluarga Palestina dari Al-Quds
-
Polisi Israel Serbu Masjid Al-Aqsha, Puluhan Warga Palestina Ditangkap
-
Pernah Dibom Israel, Televisi Palestina Al-Quds TV Kini Terancam Tutup
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat