Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief diciduk polisi atas kasus narkoba di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019). Dalam penangkapan itu, ada sosok perempuan yang turut berada di dalam kamar yang sama dengan Andi. Belakangan diketahui, sang perempuan berinisial L.
Di dalam kamar Andi juga ditemukan kondom. Sosok perempuan berinisial L ini pun semakin mengudang rasa penasaran khalayak ramai. Beberapa petunjuk mulai mengarahkan sosok perempuan ini dengan salah satu figur.
Lantas, siapakah perempuan berinisial L ini? Berikut Suara.com merangkum beberapa fakta mengenai sosok perempuan berinisial L.
1. Sahabat Andi Arief
Usai penangkapan Andi Arief, sejumlah foto penangkapan beredar. Dalam beberapa foto yang diterima Suara.com, tampak seorang perempuan mengenakan baju berwarna pink berada di kamar hotel.
Awalnya pihak kepolisian berusaha menutupi hal itu dan membantah keberadaan sosok perempuan misterius itu. Namun, belakangan pihak kepolisian akhirnya mengungkap identitas perempuan yang berada di kamar yang sama dengan Andi. Ia adalah sahabat Andi.
“Diduga bersahabat. Kenal satu sama lain,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal.
2. Bukan Artis dan Caleg
Sejak foto perempuan beredar, beredar spekulasi perempuan itu berinisial CJ. Sosok CJ mengarah pada Chika Jessica yang memiliki tas yang sama dengan tas yang ditemukan di kamar Andi. Namun, hal itu dibantah oleh polisi.
Baca Juga: Siswa SMA Hina Guru di Jakarta, Kepala Disdik: Dia Kreatif
Saat diberitahu sosok perempuan ternyata berinisial L, banyak spekulasi mengarahkan kepada caleg Nasdem Livy Andriani. Nama Livy mendadak menjadi pembicaraan, namun segera Livy mengeluarkan keterangan resmi bahwa ia tak berada di kamar hotel bersama Andi saat penggerebekan.
Iqbal memastikan, perempuan berinisial L itu bukanlah dari kalangan artis maupun politisi. Meski demikian, polisi enggan membeberkan identitas L lebih lanjut.
“Tapi tidak ada kaitanya dengan yang beredar itu. Ada yang sampaikan bahwa itu adalah caleg, politikus dan lain-lain, tapi itu tidak ada sama sekali,” ungkap Iqbal.
3. Diamankan Saat Berada di Kamar Mandi
Saat penangkapan berlangsung, pihak kepolisian menemukan Andi sedang berada di dalam kamar. Hal ini menguatkan dugaan bahwa hanya ada Andi seorang dalam kamar itu.
Namun, setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, perempuan berinisial L ternyata berada di dalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi itu juga ditemukan alat hisap sabu atau bong tepatnya di dalam kloset.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi