Suara.com - Sejumlah Caleg di Pemilu 2019 banyak yang mendatangi makam ulama besar Kota Palembang, Ki Marogan di Kecamatan Kertapati. Jumlah tersebut terus meningkat menjelang pencoblosan yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.
Penjaga makam Ki Marogan, Ismail mengatakan para caleg kerap datang berziarah ke makam tersebut sendirian maupun bersama rombongan.
"Sering datangnya rombongan, mendekati hari pelaksanaan Pemilu ini semakin banyak yang datang," ujar Ismail seperti dilansir Antara, Sabtu (9/3/2019).
Ismail menerangkan, para caleg ini mulai melakukan ziarah ke makam Ki Marogan sejak sebelum pencalonan diri. Caleg dari sejumlah parpol yang datang disebut bukan hanya dari Palembang, tetapi juga dari luar daerah.
Lebih jauh Ismail mengatakan, dirinya mengetahui para peziarah merupakan caleg karena meminta didoakan untuk menang pada Pemilu 2019. Bahkan beberapa caleg berjanji jika berhasil akan menyumbangkan sebagian hartanya untuk Masjid Ki Marogan.
"Mereka berziarahnya pada hari-hari tertentu saja, ada juga yang datang pada malam hari, diantara para caleg itu pernah ada yang dari Jakarta dan Lampung," kata Ismail.
Ia pun selalu mengingatkan kepada para caleg agar meluruskan niat saat berziarah dan tidak menyimpang dari tuntunan agama yang sudah ada, bahkan di depan makam itu pula pihaknya memasang papan peringatan.
Salah seorang caleg yang masih aktif sebagai anggota DPRD Sumsel mengaku sengaja berkunjung ke makam Ki Marogan untuk berdoa.
"Niat saya hanya untuk ziarah, sekaligus saya berdoa agar Pemilu nanti berjalan lancar, damai, dan tidak ribut-ribut serta supaya saya bisa meraih kursi dari pencalonan legislatif," ujar caleg yang enggan disebutkan namanya ini.
Baca Juga: AHY: Senang Rasanya Mengetahui Ibu Ani Terus Optimis Melawan Kanker
Untuk diketahui, Ki Marogan dikenal sebagai ulama kharismatik di Kota Palembang yang diketahui pandai dalam ilmu agama serta memiliki sifat-sifat kepemimpinan.
Berdasarkan catatan sejarah, Kyai Marogan terlahir dengan nama Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud (1802 - 1901 M), namun bagi masyarakat Palembang julukan 'Kiai Marogan' lebih terkenal dibanding nama lengkapnya.
Julukan Kiai Marogan dikarenakan lokasi masjid dan makamnya terletak di Muara sungai Ogan, anak sungai Musi di Wayah Kertapati Kota Palembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno