Suara.com - Acara deklarasi target 80 persen kemenangan pasangan Jokowi - Maruf di Blitar, Minggu (10/3/2019), berlangsung lancar. Namun, acara tersebut hanya dihadiri sekitar separuh dari peserta yang ditargetkan.
Panitia acara tersebut, Arif JF klaim jumlah peserta yang hadir di ruang terbuka hijau (RTH) Pemkab Blitar di Kecamatan Kanigoro tersebut setidaknya berjumlah 2.500 orang.
Namun, pantauan Suara.com, separuh kursi yang disediakan bagi peserta terlihat kosong. Di salah satu sudut area itu juga terlihat kursi-kursi plastik cadangan masih tertumpuk rapi tak digunakan.
Bahkan, ketika deklarasi dibacakan, sejumlah peserta yang kebanyakan kaum perempuan itu membubarkan diri lantaran kepanasan.
Acara tersebut sendiri didukung sejumlah kelompok salah satunya yang menamakan diri Barisan Nahdliyin Indonesia untuk KH Ma'ruf Amin (Bani Ma'ruf).
Ketua Bani Ma'ruf, Aminudin Fahruda mengatakan target 80 persen kemenangan di Blitar sangat realistis. Pasalnya, pada Pilpres 2014 pasangan Jokowi Widodo - Jusuf Kala mampu meraih 74 persen suara.
"Jadi logis kalau pada Pemilu 2019 kami menargetkan kemenengan 80 persen di Blitar," tegasnya.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Survei SMRC: Jokowi - Maruf Masih Unggul di Atas Angin
Berita Terkait
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Blitar, BMKG Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta