Rateb mengaku sangat mengagumi Indonesia yang merupakan negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia.
“Waktu itu dia meminta saya mencarikannya istri. Dia akan setuju siapa pun yang saya pilih. Saya bilang, anak saya, Renny, belum menikah. Dia senang mendengarnya dan bersedia menikahi anak saya. Dia sudah tahu Renny sudah lama, karena Rateb sering ke rumah saya setelah nge-trail. Kami memang sering nge-trail bareng. Kebetulan dia juga senang motor trail sama seperti saya,” ucap Hartono.
Dia melanjutkan, Rateb ke Indonesia untuk keperluan studi beberapa tahun lalu. Dia memilih Indonesia karena Indonesia merupakan saudara Palestina.
Setelah menyelesaikan kuliah, dia mengajar di Ponpes Al Fatah, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Suatu ketika dia ditugaskan di Ponpes Al Fatah Wonogiri.
“Dia bisa berbahasa Indonesia, meski belum lancar. Walau begitu saya menikahkan anak saya dengan dia menggunakan bahasa Arab. Semua berjalan lancar. Jika tidak ada kendala, tujuh tahun yang akan datang Rateb bisa menjadi warga negara Indonesia,” ulas Hartono.
Tag
Berita Terkait
-
Ojek Online Jadi Caleg Pemilu 2019, Begini Cara Uniknya Kampanye
-
Banjir, Jalur Penghubung Jateng dan Jawa Timur Lumpuh
-
Aplikasi Netzme Resmi Diluncurkan di Pekalongan
-
Panwaslu Gagalkan Rencana Kampanye Caleg Berkedok Pengajian di Rumah PNS
-
Ini Upaya Pemerintah Tingkatkan Swasembada Bawang Putih di Wonosobo
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar