Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 ke Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Jakarta pada Jumat (15/3/2019). Dia berharap tahun ini Jakarta bisa mendapatkqn kembali status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Anies mengatakan anggaran tahun 2018 yang dilaporkan ke BPK sebesar Rp 82,26 triliun, sementara aset yang dilaporkan sebesar Rp497,43 triliun. Angka tersebut naik Rp 32,82 triliun dibandinf tahun sebelumnya.
"Kami Pemprov DKI baru saja menyerahkan laporan keuangan tahun 2018 kepada BPK perwakilan DKI Jakarta di dalam laporan keuangan itu kita sampaikan bahwa cangkupannya adalah anggaran kita tahun 2018 sebesar rp 82,26 triliun, dan juga laporan aset sebesar Rp 497,43 triliun atau naik sebesar Rp 32,83 triliun dibanding tahun 2017," kata Anies di Kantor BPK RI Perwakilan DKI, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku dalam penyusunan laporan masih ditemukan beberapa aset yang tidak tercatat dengan baik sehingga menimbulkan kesusahan dalam menyusun laporan.
"Ada banyak, misalnya ada laporan ada catatannya tetapi barangnya tidak ter notaris dengan baik atau sebaliknya Tapi ada barangnya tapi tidak tercatat atau ada barangnya ada catatannya tapi ada selisihnya. jadi variasinya banyak," jelas Anies.
Laporan ini disampaikan Anies 15 hari sebelum tenggat waktu yang ditentukan yakni 31 Maret 2019. Dia berharap Pemprov DKI Jakarta bisa kembali meraih gelar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh BPK seperti yang terjadi pada tahun 2017 silam.
"Tahun ini kita berikhtiar keras untuk bisa mempertahankan status opini WTP tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pulau di Kepulauan Seribu Dijual Online, Anies: Saya Cek Dulu Datanya
-
Soal Rencana Penjualan Saham Bir, Taufik Terus Lobi PDIP dan Nasdem
-
Anies: Stadion BMW Sekelas Markas Manchester United dan Real Madrid
-
Stadion BMW Dibangun, Anies: Insya Allah Jadi Kebanggaan Indonesia
-
Anies Jawab Kekhawatiran Menko Darmin Soal JakEVO
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta