Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menghadiri salah satu acara diskusi di sebuah televisi swasta. Dalam kesempatan itu, Mahfud dimintai pendapatnya mengenai dua sosok capres yang sedang berlaga di Pilpres 2019.
Awalnya, Mahfud menjawab berbagai isu terkini mengenai perkembangan politik di Indonesia. Tibalah pada satu sesi saat Mahfudditantang untuk bermain games.
Dalam games itu, Mahfud diminta mengutarakan kata pertama yang terlintas dalam pikirannya saat mendengar pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara.
Pertanyaan pertama, Mahfud ditanya soal sosok mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur. Dengan santai, Mahfud pun segera menjawab.
“Yang pertama, pendapat bapak mengenai Gus Dur?” tanya pembawa acara seperti dikutip Suara.com, Senin (25/3/2019).
“Pluralis, demokratis,” kata Mahfud singkat.
Masuk ke pertanyan kedua, pembawa acara secara cepat langsung menyebutkan nama tokoh Presiden Joko Widodo.
Secara cepat, Mahfud ditantang untuk segera memberikan tanggapan mengenai sosok Jokowi yang batal memilih Mahfud menjadi calon wakil presiden pendampingnya.
Mahfud tampak berpikir singkat. Sembari menggerakkan tangannya, Mahfud menjawab singkat dengan suara tegas. “Jokowi sederhana,” jawab Mahfud.
Baca Juga: Tarif MRT Rata-rata Rp 8.500, Pemprov Jakarta Segera Bikin Skema Baru
Namun, saat pembawa acara menanyakan sosok capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Mahfud justru memberikan tanggapan yang begitu mengejutkan.
Raut wajah Mahfud pun tampak lebih serius saat menjawab pertanyaan pembawa acara mengenai sosok Prabowo.
“Keras,” kata Mahfud singkat dengan wajah serius.
Para penonton yang menyaksikan acara itu secara langsung pun tak bergeming. Mereka semua terdiam saat mendengar pendapat dari Mahfud mengenai kedua capres yang sedang beradu di Pilpres 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN