Suara.com - Sebanyak 30 orang dihukum penjara antara 10 tahun dan hukuman seumur hidup pada Sabtu (30/3/2019) karena merencanakan suatu serangan bom bunuh diri di satu gereja di kota Iskandariyah (Alexandria), Mesir, kata pihak pengadilan.
Pihak berwenang mengatakan pada saat penangkapan, para terdakwa merangkum gagasan dari kelompok Daesh (ISIS) dan menerima pelatihan di luar negeri dan di Mesir.
Dilansir dari Reuters, Sabtu malam, sebanyak 20 terdakwa yang tampil di pengadilan mengenakan pakaian penjara berwarna putih, tidak bereaksi menerima hukuman dan belum ada komentar dari para penasehat hukum yang mewakili mereka. Sepuluh terdakwa yang lain dijatuhi hukuman in-absensia.
Serangan ke gereja belum terjadi, namun kelompok minoritas Kristen telah menghadapi serangkaian serangan di Iskandariyah dan bagian-bagian lain di Mesir pada beberapa tahun terakhir.
Daesh mengaku bertanggungjawab atas serangan bom bunuh diri di sebuah gereja di Iskandariyah dan Tanta pada April 2017 --yang membuat 45 korban meninggal.
Para terdakwa juga dituduh merencanakan peledakan sebuah toko minuman keras di kota Dimyath (Damietta), bergabung dengan kelompok terlarang, dan memiliki senjata dan bahan peledak.
Sebanyak 18 terdakwa dihukum seumur hidup yang di Mesir berlangsung selama 25 tahun, delapan orang dipenjarakan 15 tahun dan empat orang dihukum 10 tahun, kata kepala pengadilan pidana Iskandariyah dalam sidang di Cairo.
Pihak berwenang di Mesir menumpas kelompok Daesh sejak Presiden Abdel Fattah As-Sisi memimpin penggulingan presiden Mesir yang dipilih secara bebas untuk pertama kalinya, Mohamed Mursi dari Ikhwanul Muslimin pada 2013.
Baca Juga: Prabowo ke Jokowi: Maaf Saya Keras, Tapi Saya Hormat dengan Bapak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya