Suara.com - Puluhan ribu masyarakat telah memadati Jalan Samudera, kawasan Pantai Padang, tempat kampaye akbar yang digelar Capres nomo urut 02, Prabowo Subianto, Selasa (2/4/2019), hari ini.
Pekikan 'Prabowo Presiden' menggema di jalan raya yang dijadikan lokasi kampanye tersebut. Masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat terus berdatangan memadati lokasi kampanye yang sudah dipersiapkan oleh tim pemenangan sebelumnya.
Puluhan ribu masyarakat yang datang dalam kampanye akbar itu terlihat membawa bendera masing-masing partai pemenang pasangan presiden Prabowo-Sandi. Selain itu, embel-embel partai maupun aksesoris Presiden pasangan calon nomor dua itu juga terlihat meriah.
Di bawah terik matahari, kumpulan masyarakat terus memadati jalur yang sudah disediakan sepanjang kurang lebih 500 meter. "Saya datang dari Pariaman untuk memberikan dukungan kepada bapak Prabowo," ujar salah seorang peserta kampanye, Riko (29) seperti dikutip Klikpositif.com--jaringan Suara.com.
Tidak hanya dari Pariaman dan Kota Padang saja, ada juga masyarakat yang datang dari daerah Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan dan daerah lainnya di Sumatera Barat.
Masyarakat yang awalnya memadati lokasi di dekat panggung berubah haluan ke arah berlawanan saat mobil pengawalan membunyikan sisrinenya. "Pak Prabowo," sorak para peserta kampanye saat melihat seseorang yang telihat di atas mobil tersebut.
Prabowo Subianto yang terlihat dari dalam mobil itu langsung hormat dan mengangkat tangannya kepada masyarakat yang mengepung mobilnya. Mobil yang dinaikinya diiringi oleh puluhan ribu massa hingga sampai ke depan panggung.
Berita Terkait
-
Lewat Pengeras Suara, Bawaslu Padang Larang Anak Diajak Kampanye Prabowo
-
Pengasihan Tukang Cendol yang Dikantongi Prabowo saat Debat Lawan Jokowi
-
4 Fakta Kapolsek Pasirwangi Diminta Dukung Jokowi, Kini Cabut Pernyataan
-
Prabowo Kampanye di Padang, Polisi Tutup Jalan ke Danau Cimpago
-
Prabowo Bilang Indonesia Tidak Dihormati, Ma'ruf Amin: Tidak Betul Itu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku