Suara.com - PBB menuding, pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab yang membantah pernyataan Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra bahwa dia pernah mempersoalkan keislaman Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, ada kaitannya dengan Firza Husein.
Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono mengatakan, video bantahan Rizieq dipublikasikan pada awal April 2019, yakni setelah Yusril bersedia menjadi kuasa hukum kasus Firza.
Apalagi, kata Sukmo, dalam videonya, Rizieq membantah ucapan Yusril bahwa dirinya menyangsikan keislaman Prabowo yang notabene sudah terpublikasi sejak November 2018.
"Pengamat yang mengikuti hal ini membuat beraneka macam asumsi yang melatarbelakangi mengapa video Habib Riziq diluncurkan saat ini. Di antaranya masyarakat menduga-duga karena Prof Yusril telah menerima kuasa dari saudari Firza Husein," tutur Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).
Yusril sendiri menjadi kuasa hukum Firza atas kasus dugaan makar. Yusril menjadi kuasa hukum Firza atas permintaan ibunda Firza yang merupakan kader PBB.
Sukmo menilai, bantahan dari Rizieq bisa jadi ada kaitannya setelah Yusril menjadi kuasa hukum Firza. Sebab, dalam hubungan klien - pengacara, Firza banyak bercerita tentang kasusnya kepada Yusril.
"Nah isinya apa, tentunya yang tau adalah klien dan pengacara," ujar Sukmo.
Berita Terkait
-
Bantah Ragukan Keislaman Prabowo, PBB: Kami Punya Bukti Percakapan Rizieq
-
Sudah Difitnah Menangkan Jokowi, Menlu Retno Ogah Polisikan Rizieq Shihab
-
Rizieq Sebut Menlu Serukan Pemenangan Capres di Arab, Kemlu: Itu Fitnah!
-
Anak Buah Yusril Ihza Mahendra Diancam Dibunuh, Ditusuk Panah Beracun
-
Terungkap Alasan di Balik PBB Pilih ke Dukung Jokowi daripada Prabowo
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang
-
Jalankan Instruksi Zulhas, Fraksi PAN DPR Gelar Aksi Sosial Selama Ramadan
-
Diduga Dibeli dari Hasil Korupsi, 5 Mobil Operasional Tersangka Kasus Bea Cukai Disita KPK
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Ada Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bupati Sudewo, KPK Buru Sosok Mastermind