Suara.com - Warga Brunei Darussalam kembali bersuara soal pemberitaan media asing tentang Hukum Syariat dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah. Melalui Facebook, Sabtu (6/4/2019), ia mengungkapkan bahwa berita itu hoaks.
Akun berinisial AR itu menyebutkan bahwa baru-baru ini CNN, Reuters, dan BBC mewawancarai seorang pria homoseksual asal Brunei bernama Shahiransheriffuddin. Pria itu disebutkan sedang mencari asylum, atau suaka untuk pengungsi politik, di Kanada.
Ia mengaku kabur dari Brunei karena merasa terancam dengan diberlakukannya Hukum Syariat, apalagi dirinya termasuk kaum gay.
Namun menurut keterangan AR, itu hanyalah dalih yang digunakan Shahiransheriffuddin untuk mendapatkan suaka. AR mengungkap, pria itu adalah buronan di Brunei yang kabur di tengah jalannya proses pengadilan atas kasus provokasi, yang tak ada hubungannya dengan orientasi seksualnya kepada sesama jenis.
Mengutip Borneo Bulletin dari November 2018, kursi terdakwa kasus provokasi kosong kala itu. Pengiran Khairul Nizam, pengacara Shahiransheriffuddin, pun menginformasikan bahwa kliennya telah kabur dan mencari tempat perlindungan ke Kanada.
Shahiransheriffuddin, yang merupakan pegawai pemerintah, telah diadili atas dakwaan terkait komentar yang menghasut tentang kebijakan Sertifikasi Halal Departemen Agama. Ia diduga telah menulis unggahan yang bernada menghasut di Facebook pada 16 Juli 2017.
Jika terbukti bersalah, terdakwa akan menerima hukuman dua tahun penjara dan denda hingga Rp52,5 juta.
AR menambahkan, kini Shahiransheriffuddin memanfaatkan isu tentang Brunei yang belakangan ini menjadi sorotan untuk membantunya mendapatkan suaka.
Sebelumnya, pengguna akun Facebook Fariz juga menyatakan bahwa media internasional telah memelintir berita dan menebarkan hoaks tentang Hukum Syariat di Brunei Darussalam, Rabu (3/4/2019).
Baca Juga: Ini Alasan Rionny Mainaky Batal Dampingi Gregoria Cs di Singapore Open 2019
"Sejauh ini, tidak ada tangan yang dipotong dan tidak ada yang dicambuk dengan tidak semestinya. LGBT memiliki kebebasan untuk berkeliaran di Brunei selama mereka menghormati budaya, peraturan, dan regulasi, dan menunjukkan perilaku yang pantas, layak, dan bermoral, terutama di depan umum. Saya yakin ini bisa dimengerti di mana saja di dunia!" terang Fariz.
Ia mengungkapkan, bahkan Sultan saja mau bersalaman dengan pria penyuka sesama jenis.
"Faktanya, ada seorang pria gay dari AS yang mengunjungi Brunei saat Idul Fitri dan ke istana, lalu berjumpa dan berjabat tangan dengan Sultan, dan menayangkannya secara langsung di kanal YouTube-nya!" tegas Fariz.
Tag
Berita Terkait
-
Anatomi Hoaks: Cara Mengenali Berita Palsu Hanya dari Judul dan Format
-
Real or AI: Krisis Nalar Kritis Kala Konten AI di Media Sosial Kian Nyata
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi
-
Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi