Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menceritakan pengalamannya menjalani ibadah umrah pada waktu yang sangat sempit, yang menggunakan masa tenang Pilpres 2019. Sandiaga mengakui, ibadah umrah kali ini merupakan tercepat yang pernah dilakukannya.
Sandiaga mengungkapkan, dirinya harus langsung bergegas menuju bandara untuk mengejar keberangkatan setelah melakukan debat pamungkas Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Sabtu (13/4) akhir pekan lalu.
Sandiaga hanya memiliki waktu yang sedikit untuk mengajar ketepatan waktunya.
"Umrah ini yang pertama tercepat yang pernah saya lakukan. Tapi memang saya kan karena menggunakan pesawat komersial, jadi harus buru-buru," ungkap Sandiaga di Blok M Square, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).
Saat mengejar ketepatan waktu itu, Sandiaga sempat bertemu dengan kedua putrinya yakni Anneesha Atheera Uno dan Amyra Atheefa Uno yang baru saja tiba di bandara. Selama ini keduanya mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri.
"Saya harus kejar pesawat jam 12, untung masih on time. Yang paling menggembirakan itu anak-anak pulang. Kesempatan untuk bertemu, salaman, pelukan sama anak-anak ternyata Allah bukakan kemudahan mereka, landingnya lebih cepat, jadi saya bisa ketemu sama anak-anak," ujarnya.
Setelah temu rindu dengan anak-anaknya dalam waktu sangat singkat, Sandiaga langsung berangkat dengan sang istri Nur Asia Uno ke Jeddah. Keduanya menjalankan ibadah umrah dan sempat ke Madinah untuk berziarah ke makam nabi Muhammad SAW.
Sandiaga sempat menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat karena tidak memiliki banyak waktu di sana.
Selain itu, dirinya juga menjelaskan selama melakukan ibadah umrah tidak mengunggah foto-foto ke media sosial untuk menghargai aturan dari Bawaslu.
Baca Juga: Yamaha Tegaskan Nmax Model Baru Tidak Mengaspal Tahun Ini
Saat yang bersamaan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang juga maju sebagai calon presiden menjalani ibadah umrah bersama keluarga. Sandiaga mengakui tidak bertemu dengan Jokowi.
Apalagi saat ditanya soal pertemuan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang bermukim di Mekkah. Sandiaga mengaku tidak sempat membuat agenda di luar rangkaian kegiatan ibadah umrah.
"Enggak bertemu. Kami tidak mengagendakan, karena waktunya sangat mepet sekali. Jadi hanya papasan sama beberapa orang yang kenal, minta foto tapi itu juga sudah keburu-buru," tuturnya.
Berita Terkait
-
Jalan Politik Sandiaga Menuju Cawapres Dikemas di Buku Ini
-
CEK FAKTA: Pendukung Jokowi dan Prabowo Taruhan Tanah 1 Hektare, Benarkah?
-
Warga Kampung Akuarium Mau Perubahan, Berharap Ini ke Pemenang Pilpres 2019
-
Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump
-
Ratna Sarumpaet dan 2 Tahanan Titipkan KPK Nyoblos di TPS Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs